LENSABUMI.COM
KAPUAS HULU – Guna mengantisipasi bencana kabut asap dan kebakaran hutan, Tim Satuan Tugas (Satgas) Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI turun langsung memberikan sosialisasi intensif kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Republik Indonesia melalui Panglima TNI sebagai langkah preventif di wilayah rawan kebakaran.Salah satu rangkaian edukasi dilakukan di Dusun Sauwe, Desa Melapi, Kecamatan Putussibau Selatan.
”Untuk menuju lokasi Brigjen TNI Fierman Syafril Agustus menggunakan motor,”

Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Fierman Sjafriel Agustus bersama Danyonif TP 927/Uncak Kapuas Letkol Inf Jamrizal, serta dihadiri unsur TNI-Polri, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Brigjen TNI Fierman menegaskan pentingnya sinergi bersama antara aparat, pemerintah, dan warga setempat untuk mencegah munculnya titik api, terutama di tengah kondisi cuaca kering dan ancaman kabut asap.Selain memberikan penyuluhan taktis, Tim Mabes TNI juga meneruskan Surat Imbauan Majelis Adat Dayak Nasional (MADN).
Masyarakat adat diimbau untuk menunda pembakaran lahan selama masa kekeringan ekstrem berlangsung, menghindari pembakaran sampah di ruang terbuka, serta dilarang membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu api meluas.
Di samping aspek larangan, keterlibatan masyarakat melalui kearifan lokal seperti pengawasan ronda adat dan doa bersama juga ikut didorong.Tidak hanya di Putussibau Selatan, gerakan edukasi pencegahan Karhutla ini juga menyasar kecamatan lain seperti Silat Hulu, Embaloh Hulu, hingga Selimbau untuk memperluas cakupan pemahaman masyarakat.
Warga diimbau agar segera melapor kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau pihak desa jika melihat indikasi asap sekecil apa pun di sekitar area lahan mereka. (Bagas)






