BGN Tutup Permanen Lebih Dari 2.000 Dapur MBG Tak Laik Higiene

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lensabumi.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menutup permanen lebih dari 2.000 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi sebagai bagian dari pembenahan tata kelola dan pengawasan pelaksanaan program tersebut.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan penutupan dilakukan terhadap dapur yang tidak memenuhi persyaratan kelayakan, termasuk yang tidak memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Yang tidak punya SLHS kami tutup. Bahkan, kami sudah menutup lebih dari 2.000 dapur secara permanen karena terkait urusan higiene dan sanitasi ini,” kata Sudaryono di Jakarta, Kamis (29/10).

Baca Juga  Apartemen Lapas Dibongkar, Tanahnya Tetap Milik Pemkab Bogor

Ia mengatakan pembenahan diperlukan karena pengawasan sebelumnya dinilai belum memadai, sementara ribuan dapur beroperasi dengan standar bangunan, sumber daya manusia, pengadaan bahan pangan, dan pelayanan yang tidak seragam.

Sudaryono mencontohkan temuan di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, ketika ikan yang tidak tertampung di dalam lemari pendingin dibiarkan pada suhu ruang selama lebih dari 12 jam sebelum dimasak.

Baca Juga  Taruna Akpol Turun ke Sekolah Rakyat, Tanamkan Disiplin, Kepemimpinan, dan Cinta Tanah Air

Di Cirebon, ia menyebut adanya dapur yang membeli telur puyuh matang dalam kondisi sudah dikupas sehingga proses pengolahan dan kebersihannya tidak dapat dipastikan. Sementara itu, di Bogor, ditemukan penggunaan bumbu kacang sate yang sudah jadi meskipun terdapat standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.

BGN juga telah menutup secara permanen sejumlah dapur yang dinilai melakukan kelalaian secara sengaja, termasuk dapur di Karo, Semarang, dan Blora.

Baca Juga  BGN Ungkap Menu Makan Bergizi Gratis Selama Ramadhan

“Selain memperketat standar higiene, BGN juga mewajibkan pengelola dapur MBG menyampaikan laporan penggunaan dana harian (LPDH) sebelum memperoleh tambahan dana operasional,” tuturnya.

Sudaryono mengungkapkan, dari 26.385 dapur MBG yang telah beroperasi, sekitar 6.100 dapur belum melaporkan penggunaan dana harian. BGN akan menahan penambahan dana dan menghentikan sementara operasional dapur tersebut untuk pemeriksaan inspektorat.

Ia menegaskan pelanggaran yang mengandung unsur pidana akan ditindaklanjuti bersama aparat penegak hukum.

 

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Temukan 39 Siswa SMP Bawa Motor ke Sekolah
Persib Kokoh Di Puncak Klasemen Usai Kalahkan Melbourne Victory 2-0
Bupati Maesyal Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke-98
Kalapas Brebes Hadiri Upacara Sumpah Pemuda di KPT Kabupaten Brebes
Kemensos Gaungkan “Kerja Cepat Pasal 34”, Pastikan Akurasi Data Bansos
Sosialisasi Terpadu Operasi Patuh Candi 2006, Hadirkan Wayang dan Badut
Gelar Pasukan Dimulainya Operasi Patuh Candi 2026 di Purbalingga
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Temukan 39 Siswa SMP Bawa Motor ke Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:26 WIB

BGN Tutup Permanen Lebih Dari 2.000 Dapur MBG Tak Laik Higiene

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Persib Kokoh Di Puncak Klasemen Usai Kalahkan Melbourne Victory 2-0

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Bupati Maesyal Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke-98

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Kemensos Gaungkan “Kerja Cepat Pasal 34”, Pastikan Akurasi Data Bansos

Berita Terbaru

Berita

Bupati Maesyal Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke-98

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:11 WIB