Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di berbagai daerah di Indonesia dengan target penyelesaian pada 20 Juni 2026. Selain mendukung pemerataan akses pendidikan, pembangunan tersebut juga memberikan dampak ekonomi langsung melalui penyerapan puluhan ribu tenaga kerja konstruksi dan pendukung di daerah.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia nasional.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” kata Menteri Dody.

Berdasarkan data pelaksanaan konstruksi per 7 Mei 2026, total tenaga kerja yang terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II mencapai 59.541 orang yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Penyerapan tenaga kerja tersebut mencakup pekerja lapangan, tenaga teknis, operator alat berat, hingga tenaga pendukung lainnya.

Baca Juga  130 Tahun Melayani, BRI KC Cilegon Sambut Nasabah dengan Senyum dan Snack Spesial di HUT ke-130

Kementerian PU menilai pembangunan infrastruktur pendidikan tidak hanya memberikan manfaat jangka panjang di sektor pendidikan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan tenaga kerja dan rantai pasok material konstruksi.

Seiring percepatan pekerjaan di lapangan, progres pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II terus menunjukkan peningkatan. Per 7 Mei 2026, progres fisik rata-rata telah mencapai 45,91%, meningkat dari 40,27% pada 1 Mei 2026.

Beberapa lokasi juga menunjukkan progres signifikan, di antaranya Kota Medan sebesar 64,48%, Kabupaten Sragen 63,22%, Kota Bengkulu 62,17%, Kabupaten Ogan Ilir 62,07%, dan Kota Makassar 62,04%.

Baca Juga  Bupati Tangerang Dorong Santri Lanjutkan Pendidikan Manfaatkan Program Bea Siswa Gratis

Untuk memastikan target penyelesaian tercapai sesuai jadwal, Kementerian PU membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan yang melibatkan Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, serta seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan pembangunan.

Kementerian PU juga meminta seluruh penyedia jasa konstruksi dan BUMN pelaksana untuk memastikan langkah percepatan berjalan optimal di setiap lokasi pembangunan. Kontrak pelaksanaan juga telah disesuaikan dengan target penyelesaian pembangunan pada 20 Juni 2026.

Berbagai strategi percepatan diterapkan di lapangan, antara lain pengerjaan seluruh bangunan secara paralel, penambahan jumlah tenaga kerja sesuai kebutuhan, kerja lembur, percepatan mobilisasi material, serta penambahan peralatan konstruksi seperti crane, alat pancang, excavator, dan mobile batching plant.

Selain itu, dilakukan penyesuaian metode konstruksi untuk mempercepat proses pembangunan, di antaranya penggunaan struktur baja pada beberapa bagian bangunan, penggunaan metal deck dan wire mesh, serta penerapan teknologi hollow core slab pada plat lantai.

Baca Juga  Mursalin Apresiasi Kinerja Keras Dadan Gandana sebagai Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang yang Baru

Sekolah Rakyat Tahap II dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5–10 hektare yang disiapkan pemerintah daerah. Setiap kawasan dirancang sebagai pusat pendidikan terpadu tingkat SD, SMP, dan SMA yang dilengkapi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, asrama siswa dan guru, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya seperti kantin sehat, klinik, lapangan olahraga, ruang ekstrakurikuler, dan ruang terbuka hijau.

Kementerian PU juga terus mendorong penyelesaian berbagai kendala teknis di lapangan mulai dari akses konstruksi, mobilisasi material, hingga kesiapan infrastruktur pendukung guna memastikan seluruh proyek berjalan sesuai target dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi
Kementerian PU Kerahkan 20 Pompa Untuk Penanganan Kekeringan di Pakisjaya, Karawang
Sambut Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang, RSUD Tigaraksa Gelar Sunatan Massal
Epson Bawa SureColor V4000, Printer UV Flatbed untuk Beragam Kebutuhan Bisnis
RSUD Kabupaten Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Code Stroke, Jantung dan PONEK
Ketum Mursalin Apresiasi Langkah Bupati Maesyal Rasyid Gelar Nobar Piala AFF Bersama Masyarakat
Kemensos Jatuhi Hukuman Berat Ke 620 Pegawai Karena Kasus Judol
RDP Bersama DPRD dan Warga Cirarab, BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kementerian PU Kerahkan 20 Pompa Untuk Penanganan Kekeringan di Pakisjaya, Karawang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Sambut Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang, RSUD Tigaraksa Gelar Sunatan Massal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Epson Bawa SureColor V4000, Printer UV Flatbed untuk Beragam Kebutuhan Bisnis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ketum Mursalin Apresiasi Langkah Bupati Maesyal Rasyid Gelar Nobar Piala AFF Bersama Masyarakat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan Lapas Brebes berkeliling ke kamar hunian untuk mengecek kondisi kesehatan warga binaan, Rabu (7/10). Foto: Istimewa/Lensabumi

Daerah

Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan

Kamis, 8 Okt 2026 - 07:54 WIB