Pemkot Bekasi Studi Tiru Olah Sampah Jadi Listrik Ke China

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Lensabumi.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, melakukan kunjungan kerja dalam rangka studi tiru pengolahan sampah menjadi listrik ke fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Wangneng Environment di Huzhou, China.

Rombongan bertolak ke China hari ini dipimpin Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono bersama Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi bersama jajaran Komisi II, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, serta perwakilan tokoh masyarakat Bantargebang.

“Kunjungan dilakukan dalam rangka mempelajari secara langsung teknologi pengolahan sampah yang akan diterapkan pada proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi,” kata Kepala DLH Kota Bekasi Kiswatiningsih menjelang keberangkatan di Bekasi, Jumat.

Baca Juga  Gunung Semeru Erupsi Sabtu Pagi, Luncurkan Awan Panas Sejauh 6 km

Kiswatiningsih mengatakan kunjungan ini dilakukan agar para pemangku kepentingan dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi waste to energy beroperasi, mulai dari proses penerimaan sampah, pengolahan, pengendalian emisi, hingga pemanfaatan menjadi energi listrik.

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari tahapan persiapan menjelang pembangunan fisik PSEL Kota Bekasi yang saat ini terus dipercepat dan seluruh biaya kegiatan ditanggung Wangneng Environment selaku Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) yang telah ditetapkan dalam Proyek PSEL Kota Bekasi.

“Pembiayaan kunjungan sepenuhnya ditanggung oleh Wangneng sebagai BUPP sehingga tidak membebani keuangan daerah,” ucapnya.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan pembangunan PSEL bukan sekadar menghadirkan fasilitas pengolahan sampah modern tetapi menjadi bagian dari transformasi besar kawasan Bantargebang.

Baca Juga  Mahasiswa UNTIRTA Fasilitasi Audiensi Persoalan Desa Banyuresmi ke Pemerintah Pusat

Selama puluhan tahun kawasan tersebut dikenal sebagai lokasi pembuangan sampah terbesar di Indonesia. Ke depan Pemkot Bekasi ingin mengubah stigma tersebut menjadi kawasan yang identik dengan inovasi lingkungan dan ekonomi hijau.

“Kami ingin mengubah stigma masyarakat terhadap Bantargebang. Tidak lagi hanya dikenal sebagai tempat pembuangan sampah, tetapi menjadi pusat inovasi lingkungan hidup yang mampu mengubah sampah menjadi energi, membuka peluang ekonomi bar,u dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” ucapnya.

Pemkot Bekasi juga tengah mendorong pengembangan industri turunan berbasis ekonomi sirkular, termasuk pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) yang dihasilkan dari proses pengolahan sampah menjadi energi.

Baca Juga  Kalahkan AS Roma 0-1, Inter Milan Rebut Puncak Klasemen Dari Napoli

“Kami membayangkan Bantargebang ke depan berkembang menjadi kawasan ekonomi lingkungan. Ada PSEL yang menghasilkan energi listrik, ada industri pengolahan FABA yang menghasilkan produk bernilai ekonomi, ada aktivitas riset dan inovasi lingkungan, sehingga manfaatnya tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Pemkot Bekasi berharap melalui pembangunan PSEL dan pengembangan industri pendukungnya, Bantargebang dapat menjadi contoh transformasi kawasan lingkungan yang berhasil mengubah tantangan menjadi peluang pembangunan berkelanjutan.

Pihaknya menargetkan tahapan groundbreaking Program PSEL dapat dilaksanakan pada awal Juli 2026 dan direncanakan peresmian oleh Presiden Prabowo Subianto.

Berita Terkait

Amankan 10 Sepeda Motor Hasil Kejahatan, Diserahkan kepada Pemiliknya Gratis
Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan
DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim
Erupsi beruntun, Badan Geologi Larang Warga Dekati Anak Krakatau
MUI Serukan Shalat Istisqa Untuk Mohon Hujan, Bantu Atasi Karhutla
Operasi Sarang Narkoba Polisi Periksa Pengunjung Tempat Hiburan Malam
BKSDA Kaltim Pastikan Perawatan Medis Bagi Bayi Orangutan
Rekomendasi Akhir Pekan Di Jakarta, Festival Literasi Hingga Musik

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Amankan 10 Sepeda Motor Hasil Kejahatan, Diserahkan kepada Pemiliknya Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIB

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Erupsi beruntun, Badan Geologi Larang Warga Dekati Anak Krakatau

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:48 WIB

MUI Serukan Shalat Istisqa Untuk Mohon Hujan, Bantu Atasi Karhutla

Berita Terbaru

Berita

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:57 WIB

Berita

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:16 WIB