Baku Tembak di Keerom: Disertir TNI Tewas, Perwira Intel Terancam

Senin, 8 September 2025 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentani, Papua — 8 September 2025

Komando Operasi Swasembada memberikan klarifikasi resmi terkait insiden penembakan yang terjadi pada Minggu (7/9/2025) di Kampung Kalimao, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

Dalam keterangannya, Letkol Inf Moch. Renaldy H., S.Sos., M.Si., selaku Asisten Intelijen Teritorial (Asintelter) Koops Swasembada, membenarkan bahwa korban bernama Petrus Edizon Maunda, seorang disertir dari Kodim 1715/Yahukimo.

Baca Juga  Galian C Ilegal Kembali Marak di Cilaku Kecamatan Tenjo, Gubernur KDM Dinilai Kecolongan

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan awal di lapangan, insiden bermula ketika Kapten J, personel Koops Swasembada, melintasi jembatan Kalilapar II bersama rekannya dalam perjalanan menuju tempat ibadah. Mereka kemudian bertemu dengan sekitar 15 orang warga, termasuk Petrus Edizon.

Kapten J turun dari kendaraan dengan niat menyapa. Namun, situasi berubah ketika Petrus Edizon melemparkan batu ke arah Kapten J. Upaya Kapten J untuk menghindar justru berujung pada pengejaran oleh Petrus dengan menggunakan kapak.

Baca Juga  Aktivis Banten : Pembakaran Limbah B3 di Ranca Kebo Diduga Dibekingi Oknum Desa dan Kecamatan

“Karena semakin terdesak dan sempat menangkis serangan, akhirnya Kapten J mengeluarkan tembakan,” ujar Letkol Renaldy.

Akibat peristiwa tersebut, kendaraan yang digunakan Kapten J dirusak dan dibakar massa. Untuk menyelamatkan diri, Kapten J berlari ke hutan dan kemudian menuju Pos Kalimao, pos Satgas TNI terdekat.

Proses Hukum

Saat ini, Kapten J telah diamankan di Pomdam XVII/Cenderawasih untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga  Direktur RSUD Pakuhaji Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H: Pererat Silaturahmi dan Jaga Kesehatan

“Terkait informasi yang beredar di masyarakat, di luar klarifikasi resmi ini belum dapat dipastikan kebenarannya,” tegas Letkol Renaldy.

Redaktur: Bram.S

Berita Terkait

Bupati Maesyal Rasyid Paparkan Konsep Pembangunan Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang
Dokter Gigi RSUD Tigaraksa Berikan Penyuluhan Tentang Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Halitosis (Bau Mulut)
AFC Nilai Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Utama Asia
Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, H. Wawan Sumarwan Lantik Ratusan Ranting dan Anak Ranting Sedapil 2
RSUP NTB Sukses Operasi Bedah Saraf Otak Pertama
62 SPPG Di Tangerang Ditutup Karena Tak Kantongi SLHS
Panaskan Mesin Partai, DPC PDI Perjuangan Lantik Anak Ranting Sekabupaten Tangerang
Presiden Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar bagi Peraih Emas Asian Games 2026

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:39 WIB

Bupati Maesyal Rasyid Paparkan Konsep Pembangunan Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang

Senin, 14 September 2026 - 19:59 WIB

Dokter Gigi RSUD Tigaraksa Berikan Penyuluhan Tentang Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Halitosis (Bau Mulut)

Senin, 14 September 2026 - 18:13 WIB

AFC Nilai Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Utama Asia

Minggu, 13 September 2026 - 15:56 WIB

Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, H. Wawan Sumarwan Lantik Ratusan Ranting dan Anak Ranting Sedapil 2

Sabtu, 12 September 2026 - 18:03 WIB

62 SPPG Di Tangerang Ditutup Karena Tak Kantongi SLHS

Berita Terbaru

Berita

AFC Nilai Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Utama Asia

Senin, 14 Sep 2026 - 18:13 WIB