Hector Souto masih sesali kekalahan futsal Indonesia di laga final

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto mengaku masih menyesali kekalahan timnya atas Iran pada final PIala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu lalu.

“Masih terasa sakit,” kata Souto membuka caption di unggahan Instagram resminya itu, Rabu (11/2).

Di laga final itu, Indonesia dikejutkan dengan gol cepat Iran. Namun, pasukan Garuda bangkit untuk membalikkan keadaan menjadi 3-1, sebelum kemudian disamakan menjadi 3-3. Pada waktu normal, Indonesia kembali unggul 4-3, namun Iran menyamakannya lagi menjadi 4-4.

Baca Juga  Tarawih Keliling di Masjid Nurul Ulum PWS Margasari, Bupati Tangerang: Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Pembangunan

Laga pun dilanjutkan ke babak tambahan waktu, dengan Indonesia mencetak gol yang hampir menyegel kemenangan mereka dengan skor 5-4 pada dua menit sebelum waktu usai.

Sayangnya, gol itu kembali disamakan oleh Iran menjadi 5-5 saat tambahan waktu menyisakan satu menit. Skor imbang itu dilanjutkan ke adu penalti dan di babak ini Indonesia kalah dengan skor 4-5.

“Saya masih tidak percaya sejauh apa kita telah melangkah dengan begitu kuat. Namun saya juga belum bisa memaafkan diri karena membiarkan sebuah final yang sudah ada di tangan kita terlepas,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.

Baca Juga  Perkuat Soliditas Pasca Lebaran, DPD Golkar Kabupaten Tangerang Gelar Halal Bihalal

Meski publik sudah sangat bangga dengan perjuangan Indonesia di Piala Asia Futsal 2026, Souto merasa masih ada yang janggal di dalam hatinya karena Indonesia seharusnya dapat memenangkan turnamen tersebut.

“Walaupun banyak yang memberi selamat, di dalam pikiran saya masih terasa bahwa kita seharusnya bisa melakukannya. Bahwa Indonesia pantas mendapatkannya,” ucap Souto.

Kekalahan dari Iran menutup perjuangan bersejarah Indonesia di Piala Asia Futsal 2026, setelah pencapaian pada tahun ini menjadi yang terbaik mereka selama mengikuti ajang ini sejak debut pada 2002.

Baca Juga  BMKG: Kemarau 2026 lebih kering dibanding rata-rata selama 30 tahun

Pada akhirnya, momentum ini ingin dimanfaatkan Souto untuk terus menaikkan level futsal Indonesia, dengan target terbesar adalah bermain di Piala Dunia Futsal 2028.

“Kami ingin membawa kebahagiaan untuk seluruh negeri dan membuktikan bahwa futsal adalah olahraga masa depan ketika dijalankan dengan visi, perencanaan, dan keberanian,”

“Dan kita sudah melihatnya. Kita sudah membuktikannya,” tutup pelatih 44 tahun kelahiran Chantada, Spanyol tersebut.

Berita Terkait

Antisipasi Penyebaran Wabah Penyakit Zoonotik, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Gelar Lokakarya Kesiapsiagaan
Menhut Siapkan Kawasan Preservasi Orangutan seluas 87 Ribu Hektare
Kicau Mania Kapolresta Cup Meriah, Polresta Tangerang Ajak Warga Nobar Perempat Final Piala Dunia 2026
Prabowo Optimistis Kebangkitan Koperasi Jadi Kekuatan Ekonomi RI
Usai Eksekusi Pengadilan, Pemenang Lelang Mulai Membongkar Bekas Rumah Opy Ropiah
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, H. Wawan Sumarwan, Legislator PDI Perjuangan Berikan Bantuan Alat Pompa Air
ICW Laporkan Dugaan Rangkap Jabatan Pimpinan BGN ke Ombudsman
Di Balik Jeruji Lapas Brebes, Warga Binaan Menata Diri Lewat Istighosah Jumat Pagi

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:46 WIB

Antisipasi Penyebaran Wabah Penyakit Zoonotik, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Gelar Lokakarya Kesiapsiagaan

Senin, 13 Juli 2026 - 14:26 WIB

Menhut Siapkan Kawasan Preservasi Orangutan seluas 87 Ribu Hektare

Senin, 13 Juli 2026 - 09:56 WIB

Kicau Mania Kapolresta Cup Meriah, Polresta Tangerang Ajak Warga Nobar Perempat Final Piala Dunia 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:05 WIB

Prabowo Optimistis Kebangkitan Koperasi Jadi Kekuatan Ekonomi RI

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:21 WIB

Usai Eksekusi Pengadilan, Pemenang Lelang Mulai Membongkar Bekas Rumah Opy Ropiah

Berita Terbaru