Lolly Suhenty, Resmi Buka  Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Bawaslu Kabupaten Tangerang

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABUMI.COM

‎TANGERANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia resmi memulai rangkaian program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026. Acara kick off ini dipusatkan di Bawaslu Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, dan dibuka langsung oleh Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, pada Selasa (12/5/2026).


‎Acara ini di hadiri oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Forkopimda, serta Ketua Bawaslu Provinsi Banten Ali Faisal beserta jajaran, PLH Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa.

‎Program P2P 2026 mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”. Dalam sambutannya, Lolly Suhenty menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga integritas demokrasi, terutama pada masa non-tahapan pemilu seperti saat ini.

‎“Melalui pendidikan partisipatif ini, kita kuatkan kolaborasi dan semangat pengawasan bersama demi pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas,” ujar Lolly saat memberikan arahan kepada para peserta dan jajaran Bawaslu yang hadir.

‎Sementara itu, dalam sambutannya,  Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Bawaslu RI menjadikan wilayahnya sebagai pusat dimulainya pendidikan pengawasan ini.

‎Beliau menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah dan Bawaslu untuk mewujudkan pemilu yang transparan dan jujur melalui keterlibatan aktif warga.

‎“Pendidikan partisipatif ini sangat krusial agar masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi penjaga suara dan integritas di setiap tahapan demokrasi menuju 2029 nanti,” ujar Bupati Tangerang.


‎Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Ali Faisal menekankan bahwa pelibatan masyarakat melalui program P2P sangat krusial untuk menjaga kualitas demokrasi. Ia menyatakan bahwa masa di luar tahapan pemilu merupakan kesempatan emas untuk menanamkan kesadaran kritis kepada masyarakat, khususnya pemilih muda yang mendominasi daftar pemilih di Banten.

‎”Melalui pendidikan pengawasan partisipatif, kita ingin menguatkan kolaborasi dan semangat pengawasan bersama demi mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” ujar Ali Faisal.


‎Kegiatan di Kabupaten Tangerang ini menandai dimulainya rangkaian pendidikan politik di berbagai wilayah di Indonesia. Bawaslu berharap program ini dapat menanamkan kesadaran kritis masyarakat sehingga tatanan pengawasan sudah siap ketika tahapan pemilu dimulai kembali.

Baca Juga  Usai Eksekusi Pengadilan, Pemenang Lelang Mulai Membongkar Bekas Rumah Opy Ropiah

Berita Terkait

Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten
Kebakaran Kandang 3 Ekor Kambing Mati Terbakar Desa Bojongsari
Bupati Maesyal Rasyid Pastikan Rumah Bu Laila Segera Dibangun
Bupati Tangerang Lepas Peserta Fun walk Semarak HUT RI di Panongan
Tutup Kompetisi Sepak Bola Antar RT di Rancabuaya, Bupati Tangerang: Utamakan Sportivitas dan Kebersamaan
HUT ke-3 Lensabumi.com, Dorong Pers Tetap Berintegritas di Tengah Disrupsi Artificial Intelligence
Bupati Tangerang Dampingi Seskab Teddy Indra Wijaya dan Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Curug
Warga Kejobong Jatuh dari Pohon Kelapa Tewas

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Kebakaran Kandang 3 Ekor Kambing Mati Terbakar Desa Bojongsari

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Bupati Maesyal Rasyid Pastikan Rumah Bu Laila Segera Dibangun

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Bupati Tangerang Lepas Peserta Fun walk Semarak HUT RI di Panongan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Tutup Kompetisi Sepak Bola Antar RT di Rancabuaya, Bupati Tangerang: Utamakan Sportivitas dan Kebersamaan

Berita Terbaru