Menteri LH Minta Persoalan Sampah Di Sumbar Selesai Pada 2027

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lensabumi.com – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Moh Jumhur Hidayat meminta pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan sampah di Sumatera Barat (Sumbar) pada 2027 dan membuat peta jalan penanganan dari hulu ke hilir.

“Saya ingin setelah rakor dari sini, kita punya roadmap untuk Sumatera Barat. Nanti akan muncul beberapa kebutuhan, dari mana yang bisa kita support, apa saja yang bisa kita support. Intinya setahun dua tahun ke depan harus tuntas. Minimal akhir tahun 2027 urusan sampah harus sudah selesai semua,” kata Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Rabu (15/7).

Baca Juga  DPD PDI-P Banten Gita Swarantika Sukses Selenggarakan Festival Wisata Kuliner Bulan Bung Karno 2026

Disampaikan usai rapat koordinasi di Padang Pariaman, Sumbar, Selasa (14/7), Menteri LH Jumhur menyebut kolaborasi lintas pemerintahan menjadi bagian yang penting untuk orkestrasi dan pengawalan terpadu.

Tidak hanya sekadar mengandalkan penambahan fasilitas pemrosesan akhir, tetapi sudah mulai berfokus untuk mengubah konsep pengelolaan sampah dari yang sebelumnya dianggap sebagai beban ekologis, diubah menjadi sebuah tata kelola lingkungan yang modern, bernilai, dan berkelanjutan.

Baca Juga  Tesla Tambahkan Teknologi AI "Grok" Pada Kendaraannya

KLH/BPLH sendiri menyatakan siap untuk memberikan dukungan terukur agar pemerintah daerah dapat mencapai tenggat waktu yang sudah ditetapkan bersama di peta jalan untuk menyelesaikan persoalan sampah.

Jumhur menjelaskan peta jalan strategis itu mencakup perubahan kebiasaan masyarakat dalam pengurangan sampah sejak dari sumber, penguatan peran bank sampah, optimalisasi teknologi pengolahan, hingga memastikan setiap fasilitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) beroperasi dengan menerapkan teknis pengelolaan lingkungan yang mengedepankan prinsip perlindungan lingkungan yang ketat.

Baca Juga  Daftar 24 Tim Lolos Babak Knock-Out Liga Champions

Di kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, memandang pertemuan itu sebagai momentum penting.

Menurutnya, pembenahan mutlak dilakukan secara terpadu agar persoalan sampah di Sumatra Barat tidak membebani pembangunan daerah.

“Persampahan masih menjadi permasalahan terbesar di Sumatera Barat. Beberapa permasalahan tersebut memerlukan pembenahan tata kelola persampahan secara menyeluruh yang dimulai dari pengurangan sampah di sumber, penguatan bank sampah, peningkatan kapasitas pengolahan, hingga pemrosesan akhir yang memenuhi standar lingkungan,” ujar Gubernur Sumbar.

Berita Terkait

BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim
BRIN Ungkap 9 Jenis Mangrove Dari Aceh Berpotensi Sebagai Tanaman Obat
BNNP Jateng Perkuat Petompon Relawan Antinarkoba Disiapkan Zero Prevalensi Jadi Target
BNNP Jateng dan Pemkot Salatiga Bersinergi Menuju Zero Prevalensi 2045
Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara
HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor
Bunda PAUD Kabupaten Tangerang Dorong Pemenuhan Gizi Anak Melalui Program PMT di Satuan PAUD
Pilkades Serentak 2027, Pemkab Tangerang Tengah Siapkan Regulasi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:10 WIB

BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

BRIN Ungkap 9 Jenis Mangrove Dari Aceh Berpotensi Sebagai Tanaman Obat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04 WIB

BNNP Jateng Perkuat Petompon Relawan Antinarkoba Disiapkan Zero Prevalensi Jadi Target

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:28 WIB

BNNP Jateng dan Pemkot Salatiga Bersinergi Menuju Zero Prevalensi 2045

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara

Berita Terbaru