Presiden Prabowo: Setiap Bencana Harus Menjadi Pelajaran untuk Memperkuat Kesiapsiagaan!

Selasa, 8 September 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lensabumi.com – Bencana tidak hanya menuntut negara untuk bergerak cepat ketika keadaan darurat terjadi. Setiap peristiwa juga harus menjadi pelajaran untuk memperbaiki kekurangan dan membangun kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi bencana berikutnya.

Pandangan tersebut menjadi salah satu penekanan Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat terbatas mengenai perkembangan mitigasi bencana di Indonesia bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan kepala badan terkait di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam rapat tersebut, Presiden memantau sekaligus mengevaluasi penanganan sejumlah bencana, mulai dari gempa di Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, hingga kebakaran hutan dan lahan.

Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus selalu siap menghadapi berbagai potensi bencana.

Baca Juga  Rahmatullah Ketua RW 03 Desa Pete Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Tangerang dan Kementerian PKP RI

“Kita menghadapi berbagai keadaan karena bencana gempa di Flores kemudian sekarang aktivitas Gunung Anak Krakatau dan juga kebakaran hutan dan asap yang masih menjadi masalah bagi kita semua,” ujar Presiden.

Presiden mengingatkan bahwa kondisi geografis Indonesia menuntut kesiapsiagaan yang terus diperkuat.

“Ini adalah takdir kita negara yang berada di lingkaran api atau the ring of fire. Jadi ini membawa kita untuk kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat,” kata Presiden.

Di Flores, pemerintah terus memastikan penanganan pascagempa berjalan dan kebutuhan dasar masyarakat dapat dipenuhi. Listrik, komunikasi, BBM, air bersih, transportasi, kesehatan, dan pendidikan secara umum telah kembali fungsional.

Baca Juga  Sri Panggung Lestari Berharap Sekolah Gender Menjadi Program Berkelanjutan di Tangerang

Pemerintah juga melanjutkan langkah pemulihan melalui pengaktifan kembali kegiatan belajar mengajar, penyusunan peta jalan pemulihan ekonomi, pembangunan hunian sementara, serta verifikasi kerusakan rumah sebagai dasar rehabilitasi dan rekonstruksi. Untuk mendukung penanganan tersebut, pemerintah telah menyalurkan Rp200 miliar kepada Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur.

Presiden menilai respons terhadap bencana harus terus dievaluasi. Setiap kekurangan yang ditemukan dalam proses penanganan harus menjadi dasar untuk mengambil langkah yang lebih baik di masa mendatang.

Hal tersebut juga menjadi perhatian Presiden dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah terus melakukan operasi darat dan udara untuk memadamkan api dan mengantisipasi munculnya titik-titik kebakaran baru.

Baca Juga  BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Sumatera, Jakarta, hingga Jawa Tengah

Sebanyak 19 pesawat dikerahkan untuk operasi modifikasi cuaca dan patroli, serta 36 pesawat untuk water bombing. Penegakan hukum juga terus dilakukan dengan 200 laporan polisi yang sedang diproses dan 138 tersangka telah diamankan.

Presiden memberikan perhatian khusus terhadap dugaan pembakaran hutan yang dilakukan secara sengaja, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan korporasi.

“Saya tertarik juga itu yang habis kebakaran langsung jadi lahan perkebunan dalam waktu yang sangat singkat. Jadi ini benar-benar kesengajaan dan apakah ini korporasi. Tolong diselidiki terus,” tegas Presiden.

Berita Terkait

BRIN Ungkap 9 Jenis Mangrove Dari Aceh Berpotensi Sebagai Tanaman Obat
BNNP Jateng Perkuat Petompon Relawan Antinarkoba Disiapkan Zero Prevalensi Jadi Target
BNNP Jateng dan Pemkot Salatiga Bersinergi Menuju Zero Prevalensi 2045
Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara
HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor
Bunda PAUD Kabupaten Tangerang Dorong Pemenuhan Gizi Anak Melalui Program PMT di Satuan PAUD
Pilkades Serentak 2027, Pemkab Tangerang Tengah Siapkan Regulasi
Polsek Curug Hadir di Perempatan Pondok Bambu, Pastikan Arus Lalu Lintas Pagi Lancar

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

BRIN Ungkap 9 Jenis Mangrove Dari Aceh Berpotensi Sebagai Tanaman Obat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04 WIB

BNNP Jateng Perkuat Petompon Relawan Antinarkoba Disiapkan Zero Prevalensi Jadi Target

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:28 WIB

BNNP Jateng dan Pemkot Salatiga Bersinergi Menuju Zero Prevalensi 2045

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Bunda PAUD Kabupaten Tangerang Dorong Pemenuhan Gizi Anak Melalui Program PMT di Satuan PAUD

Berita Terbaru