BREBES, LENSABUMI.COM – Kabupaten Brebes meraih penghargaan prestisius pada Southeast Asian Ministers of Education Organization-Regional for Food and Nutrition (SEAMEO REFCON) melalui Early Childhood Care Nutrition and Education (ECCNE) Awards. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas keberhasilan Kabupaten Brebes dalam mengimplementasikan program percepatan penurunan stunting. Keberhasilan ini membuat peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan XXI Tahun 2024 Pusdikmin Lemdikpol Bandung melakukan studi lapangan (Stula) ke Brebes.
Demikian diterangkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kabupaten Brebes (BKPSDMD) Ir Yulia Hendrawati MSi saat menerima peserta Stula PKP Angkatan XXI Tahun 2024 di Aula lantai 5 KPT Brebes, Senin (23/9.2024).
Kata Yulia, Stula memiliki makna yang sangat penting, karena bukan sekadar kesempatan untuk mengaplikasikan teori yang telah dipelajari selama pelatihan, tetapi juga untuk memperoleh pengalaman nyata di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saudara-saudara akan berhadapan langsung dengan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat dan pemerintahan. Oleh karena itu, saya berharap, selama proses ini, peserta dapat menunjukkan integritas, disiplin, dan tanggung jawab penuh dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan para pelatih,” tutur Yulia.
Yulia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada lembaga pendidikan dan pelatihan Polri, khususnya pusat pendidikan administrasi, atas inisiatif dan kerja sama dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Tentu, bentuk sinergi yang sangat baik antara pemerintah daerah dan lembaga kepolisian dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan aparatur sipil negara maupun penegak hukum harus terus dibangun.
PKP, lanjutnya, adalah salah satu tonggak penting dalam pembinaan karier di tingkat pengawas. Posisi pengawas memiliki peran strategis dalam pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Pengawas tidak hanya bertugas untuk memastikan terlaksananya kebijakan dengan baik, tetapi juga untuk menjadi agen perubahan, yang mampu mendorong inovasi, meningkatkan efektivitas, serta efisiensi pelayanan publik. Brebes sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan ini tentu merasa bangga dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas para pemimpin masa depan.
“Saya juga mengajak peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk memahami lebih dalam mengenai situasi dan kondisi di Kabupaten Brebes. Brebes, dengan segala keunikan dan tantangannya, memerlukan solusi-solusi kreatif dan inovatif untuk mendorong percepatan pembangunan. Oleh karena itu, kami juga terbuka untuk menerima masukan dan rekomendasi dari saudara-saudara sekalian sebagai hasil dari studi lapangan ini,” pungkas Yulia.
Kepala Pusdikmin Lemdikpol Bandung AKBP Ruli Pramono SIK melaporkan, PKP diikuti 40 peserta dari dua kabupaten, yaitu Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Purwakarta. Stula dilaksanakan selama empat hari yakni 22-25 September 2024.
Diharapkan, dapat membekali peserta dalam kemampuan mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi yang mempunyai best practice dalam pengelolaan program. Sehingga dapat meningkatkan keunggulan kompetitif dan memperbaiki kinerja pelayanan publik.
“Salah satu pertimbangan memilih Kabupaten Brebes sebagai tempat Stula karena pada 2023 Brebes meraih juara 1 daerah terbaik di Indonesia dalam ECCNE Award yang diselenggarakan SEAMEO REFCON,” pungkas Ruli.
Acara dihadiri 40 peserta diklat PKP beserta pendamping dan para narasumber dari beberapa OPD di Kabupaten Brebes.