Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Fositip dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABUMI.COM

Lomba Canvas Gemilang 2026 yang digelar oleh Bappeda Kabupaten Tangerang mendapat respons positif dari masyarakat. Ajang tahunan ini dinilai mampu menjadi ruang partisipasi publik, khususnya bagi generasi muda, untuk ikut memikirkan masa depan daerahnya.

Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy, mengatakan Kanvas Gemilang merupakan implementasi salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, yakni PRIMA (Pemerintahan yang Inovatif, Maju, dan Smart).

Program tersebut, kata dia, sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat untuk ikut terlibat langsung dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

“Kita menyadari bahwa di Kabupaten Tangerang masih banyak permasalahan dan persoalan yang membutuhkan gagasan dan ide, baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat,” ujar Erwin, 27 Agustus 2026.

Ia menegaskan, masyarakat bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga memiliki peran penting dalam melahirkan solusi. Karena itu, Bappeda membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang memiliki ide segar, gagasan orisinal, maupun inovasi untuk disampaikan dan dibahas bersama.

Gagasan yang dinilai mampu memberikan solusi terhadap persoalan daerah, kata Erwin, tidak akan berhenti sebagai sebuah kompetisi. Bappeda akan mendorong ide-ide terbaik untuk menjadi bahan kebijakan dan selanjutnya diprogramkan dalam penganggaran pemerintah daerah.

Baca Juga  Transjakarta Serahkan Penumpang Yang Masturbasi Di Bus Ke Polisi

“Yang paling penting adalah terhadap ide dan gagasan tersebut kita dorong menjadi kebijakan pembangunan supaya implementatif, jangan sebatas menjadi ide, menjadi gagasan,” katanya.

Kompetisi ini dibagi menjadi lima kategori, yakni masyarakat, tenaga pendidik, ASN, mahasiswa, dan pelajar.

Juara pertama di masing-masing kategori akan memperoleh Rp22 juta, juara kedua Rp19 juta, juara ketiga Rp14 juta, serta juara keempat atau harapan satu sebesar Rp10 juta.

Erwin menilai, nilai sebuah ide sejatinya jauh lebih besar daripada sekadar nominal hadiah. Sebab, gagasan yang orisinal dan mampu menjawab persoalan masyarakat dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan Kabupaten Tangerang.

“Dengan adanya reward ini, mudah-mudahan banyak masyarakat turut serta dan aktif memberikan gagasan supaya pembangunan di Kabupaten Tangerang semakin berkualitas,” tuturnya.

Untuk memastikan kompetisi berlangsung kredibel, Bappeda juga melibatkan dewan juri dari berbagai latar belakang dan institusi yang memiliki kepakaran di bidang inovasi serta pemerintahan.

Baca Juga  Mario Aji Start ke-21 Pada Moto2 Jepang

Dari tingkat pemerintah pusat, Bappeda menggandeng perwakilan BRIN, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian PAN-RB. Sementara dari tingkat provinsi terdapat perwakilan Bappeda Provinsi Banten. Unsur akademisi juga dilibatkan, antara lain dari Universitas Prasetiya Mulya, Swiss German University, dan Bina Nusantara University.

Erwin mengatakan, keterlibatan para ahli tersebut diharapkan membuat proses seleksi gagasan berjalan ketat dan objektif. Transparansi juga menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan Kanvas Gemilang.

Bappeda, lanjutnya, akan membuka ruang bagi media untuk ikut mengawasi proses tersebut sehingga publik dapat mengetahui bagaimana gagasan peserta dinilai dan bagaimana kompetisi dijalankan.

Program Kanvas Gemilang pun telah mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Menurut Erwin, kesempatan yang diberikan kepada masyarakat untuk menyampaikan ide dan gagasan dalam proses perencanaan pembangunan turut mengantarkan Pemerintah Kabupaten Tangerang meraih Innovative Government Award.

“Masih terbatas pemerintah daerah yang dalam rangka melakukan proses perencanaan pembangunan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menyampaikan ide dan gagasannya,” ujarnya.

Tak berhenti pada kompetisi, Bappeda juga membuka peluang bagi gagasan yang dinilai memiliki nilai kekayaan intelektual untuk mendapatkan fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Baca Juga  Manchester City Ke Final Piala Liga Usai Kalahkan Newcastle 3-1

Salah satu mahasiswa UIN SMH Banten, Riski, menilai lomba ini merupakan kegiatan yang menarik dan berpotensi menjadi ajang yang dinantikan masyarakat.

“Lomba ini bagus banget. Ini bisa jadi lomba yang ditunggu-tunggu banyak orang. Saya yakin setiap orang pasti ingin daerah tempat tinggalnya bisa maju,” ujar Riski.

Menurutnya, kesempatan untuk menyampaikan gagasan mengenai pembangunan daerah dapat membuka ruang bagi masyarakat untuk turut berkontribusi. Ia meyakini akan banyak warga yang tertarik mengikuti ajang tersebut karena memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan daerah tempat mereka tinggal.

Hal serupa juga disampaikan oleh Ariza, warga Balaraja. Ia menilai Canvas Gemilang 2026 bukan hanya memberikan kesempatan untuk berkompetisi, tetapi juga mendorong masyarakat agar lebih berani menyampaikan pemikiran dan solusi bagi kemajuan daerah.

“Ajang ini bisa jadi ruang untuk mempertemukan berbagai gagasan dari masyarakat dan generasi muda, sekaligus mendorong warga Kabupaten Tangerang untuk ikut mengambil bagian dalam membangun daerahnya.,” kata Ariza.(bagas)

Berita Terkait

Amankan 10 Sepeda Motor Hasil Kejahatan, Diserahkan kepada Pemiliknya Gratis
Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan
DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim
Erupsi beruntun, Badan Geologi Larang Warga Dekati Anak Krakatau
MUI Serukan Shalat Istisqa Untuk Mohon Hujan, Bantu Atasi Karhutla
Operasi Sarang Narkoba Polisi Periksa Pengunjung Tempat Hiburan Malam
BKSDA Kaltim Pastikan Perawatan Medis Bagi Bayi Orangutan
Rekomendasi Akhir Pekan Di Jakarta, Festival Literasi Hingga Musik

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Amankan 10 Sepeda Motor Hasil Kejahatan, Diserahkan kepada Pemiliknya Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIB

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Erupsi beruntun, Badan Geologi Larang Warga Dekati Anak Krakatau

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:48 WIB

MUI Serukan Shalat Istisqa Untuk Mohon Hujan, Bantu Atasi Karhutla

Berita Terbaru

Berita

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:57 WIB

Berita

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:16 WIB