Prabowo Ingin Sekolah Hingga Universitas Negeri Gratis

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lensabumi.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan biaya pendidikan negeri mulai dari sekolah dasar (SD) hingga universitas negeri harus gratis dan tidak menjadi beban masyarakat.

Prabowo dalam sambutannya pada peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat malam, mengatakan akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas upaya mewujudkan pendidikan negeri tanpa biaya tersebut.

Baca Juga  Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Hadapi Peluang Green Jobs

“Saya sangat setuju, saya akan segera mengadakan ratas (rapat terbatas) atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis,” katanya sebagaimana dipantau secara daring.

Prabowo kemudian merinci jenjang pendidikan negeri yang menurutnya harus digratiskan.

“Biaya pendidikan negeri, SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” tegasnya.

Kepala Negara juga menyinggung sumber pendanaan untuk mewujudkan kebijakan pendidikan gratis tersebut.

Baca Juga  Bupati Tangerang Minta Perumdam TKR Terus Berinovasi Untuk Tingkatkan Layanan Dan Kinerja

Menurut Prabowo, salah satu sumber pendanaan dapat berasal dari pengembalian uang negara yang selama ini dikorupsi atau dicuri.

“Nanti akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang nyolong, yang dicuri,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memperluas komitmen yang sebelumnya disampaikan Prabowo mengenai pendidikan gratis di sekolah negeri.

Dalam pidato mengenai RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan pada 14 Agustus 2026, Prabowo menyatakan pemerintah akan memperjuangkan agar anak-anak Indonesia dapat bersekolah secara gratis di sekolah negeri.

Baca Juga  Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kapolres Tangerang: Sinergi Polri-Kejaksaan Kunci Tegaknya Hukum Berkeadilan

Saat itu, Prabowo menegaskan pendidikan merupakan hak semua anak Indonesia dan pemerintah berkewajiban memperluas akses pendidikan tanpa pungutan biaya.

Selain perluasan akses pendidikan, pemerintah pada 2027 juga memprioritaskan revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran.

Berita Terkait

Sertijab Camat DCB di Sepatan Timur berlangsung unik dimeriahkan oleh ratusan bibit pohon, seni pencak silat, barongsai dan ondel-ondel dan berlangsung khidmat.
BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu
Sinergi BAPPISUS dan PLN Dukung Program Strategis Presiden
Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi
Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen: Karakter Ikut Dinilai
2.255 Unit Rumah Di Subulussalam Aceh Terdampak Banjir
Semarak Sawah Baru Jilid III Telah Usai, Hadirkan Beragam Aksi Sosial
Ratusan Warga Sawah Baru Ciputat Warnai Fun Walk Semarak Sawah Baru Jilid III

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 23:47 WIB

Sertijab Camat DCB di Sepatan Timur berlangsung unik dimeriahkan oleh ratusan bibit pohon, seni pencak silat, barongsai dan ondel-ondel dan berlangsung khidmat.

Jumat, 6 November 2026 - 19:00 WIB

BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu

Jumat, 6 November 2026 - 16:04 WIB

Sinergi BAPPISUS dan PLN Dukung Program Strategis Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 16:02 WIB

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi

Kamis, 5 November 2026 - 17:51 WIB

Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen: Karakter Ikut Dinilai

Berita Terbaru