Divisi Ekraf & UMKM PWDMI Banten Turun Langsung Jadi Panitia Sekaligus Peserta Karnaval,Meriahkan “Panjang Mulud” Provinsi Banten

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Serang, Lensabumi.com – Panjang Mulud adalah tradisi khas masyarakat Banten untuk merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad S.A.W ( Maulid Nabi ),setiap bulan Rabiul Awal, kata “Panjang” sendiri berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti hiasan atau dekorasi, dengan bentuk perayaannya melibatkan warga masyarakat dengan cara mengarak berbagai wadah,replika kendaraan,bangunan mini,ataupun berbagai bentuk makanan tradisional seperti nasi buceng,dan lauk pauknya,hingga berupa uang yang nantinya dibagikan kepada warga masyarakat itu sendiri.

Tradisi ini berkembang pesat sejak masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa ( 1651-1683M ) masa ini tercatat sebagai puncak kejayaan Banten ,digelar sebagai bentuk rasa syukur dan kegembiraan.

Tradisi Panjang Mulud memiliki nilai budaya yang mencerminkan semangat gotong royong,kepedulian sosial,serta simbol identitas keislaman masyarakat Banten.

Tradisi Panjang Mulud kembali menggema di Provinsi Banten. Karnaval Panjang Mulud tingkat Provinsi Banten perdana yang digelar di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, KP3B,Jalan Syekh Nawawi Al Bantani,Palima,Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug,Kota Serang, Sabtu (3/10/2026), berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai unsur.

Baca Juga  BRI Kanca Balaraja Dukung Ekspansi Usaha Nasabah melalui Pinjaman Tambahan Modal dan Kerja Sama Simpanan

Kegiatan yang diinisiasi Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten di bawah kepemimpinan K.H. Bunyamin Hafidz ini tidak hanya menjadi peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W, tetapi juga menjadi bagian dari perayaan HUT ke 26 Provinsi Banten.

Gubernur Banten Andra Soni yang hadir langsung, mengapresiasi kegiatan ini dan mendorong Karnaval Panjang Mulud menjadi agenda budaya tahunan yang masuk dalam Kalender Event Nusantara (KEN) tingkat nasional.

“Ini cara kita bergerak dari identitas menuju produktivitas yang berkualitas”, tegas Andra Soni selaku Gubernur Banten.

Baca Juga  Sportivitas Menggema, BRI Kanca Tangerang Merdeka Gelar Pertandingan Tenis Meja BRILIAN SPORTARTCULAR 2025

Di tengah kemeriahan tersebut, peran aktif ditunjukkan oleh Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PWDMI) Provinsi Banten. Khususnya Divisi Ekonomi Kreatif dan UMKM PWDMI Banten yang tidak hanya bertugas sebagai panitia pelaksana, namun juga ikut meramaikan barisan karnaval Panjang Mulud sebagai peserta.

Wakil Ketua Bidang Ekonomi PWDMI Provinsi Banten,K.H. Yandi Ikadarma,S.E,M.M. , mengatakan, “Keterlibatan ganda ini merupakan bentuk komitmen untuk melestarikan tradisi sekaligus menggerakkan ekonomi umat”, kata K.H Yandi.

“Kami di PWDMI Banten, khususnya Divisi Ekraf dan UMKM, Alhamdulillah diberi amanah sebagai panitia. Tapi kami tidak mau hanya di belakang layar, kami juga ingin ikut merasakan suasana gembira dan semangat melaksanakan Panjang Mulud sebagai peserta. Ini wujud cinta kami pada tradisi Banten dan pada Rasulullah SAW”, ujarnya di sela kegiatan di KP3B, Sabtu (3/10).

Baca Juga  Presiden Prabowo Subianto resmi reshuffle kabinet Merah Putih

Menurutnya, momentum Panjang Mulud sangat potensial untuk mempromosikan produk UMKM binaan PWDMI. Filosofi Panjang Mulud yang berisi hasil bumi, makanan, sembako, dan kerajinan menjadi simbol keberkahan dan gotong royong yang sejalan dengan semangat ekonomi kreatif.

Antusiasme masyarakat terlihat luar biasa. Meski tahun ini pelaksanaan perdana tingkat provinsi, ribuan warga tetap memadati kawasan KP3B untuk menyaksikan pawai dan tradisi Panjang Mulud

Ketua Divisi Ekonomi Kreatif dan UMKM PWDMI Banten, K.H Tatang Royani, S.Ag, berharap ke depan Panjang Mulud bisa menjadi etalase tahunan bagi UMKM masjid untuk naik kelas dan dikenal lebih luas, sejalan dengan harapan Gubernur Banten menjadikan tradisi ini sebagai daya tarik wisata budaya.

( Sugeng T )

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Paripurna Jawaban Bupati Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD 2027
Pelantikan & Dialog Kebudayaan KMB UMJ: Dobrak Stagnasi Regenerasi, Siapkan Pemuda Betawi Ambil Peran Strategis Nasional
Karya Warga Binaan Lapas Brebes Dilirik Pengunjung, dari Gantungan Kunci hingga Rak Pot
20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya
Ketua Umum LESIM, Mursalin Apresiasi Kinerja PLT Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang
Mario Aji Start ke-21 Pada Moto2 Jepang
Bupati Tangerang Buka Gebyar Festival Tunas Bahasa Tingkat Kabupaten Tangerang
Pasca Raih Sertifikat ISO 9001:2015, Tim MUI Pusat Lakukan Monitoring dan Evaluasi di MUI Kabupaten Tangerang

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:31 WIB

DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Paripurna Jawaban Bupati Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Pelantikan & Dialog Kebudayaan KMB UMJ: Dobrak Stagnasi Regenerasi, Siapkan Pemuda Betawi Ambil Peran Strategis Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Karya Warga Binaan Lapas Brebes Dilirik Pengunjung, dari Gantungan Kunci hingga Rak Pot

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Divisi Ekraf & UMKM PWDMI Banten Turun Langsung Jadi Panitia Sekaligus Peserta Karnaval,Meriahkan “Panjang Mulud” Provinsi Banten

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:52 WIB

20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya

Berita Terbaru

Berita

20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya

Minggu, 4 Okt 2026 - 18:52 WIB