Pemkab Tangerang Akan Kaji Sistem WFH

Rabu, 25 Maret 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. ‎Tangerang, ‎Lensabumi.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah mempertimbangkan penerapan sistem work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah antisipatif untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
‎
‎Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, usai mengikuti apel pagi dan kegiatan halal bihalal di Lapangan Upacara Raden Aria Yudha Negara, Rabu (25/3/2025).
‎
‎Menurut Soma, wacana penerapan WFH masih dalam tahap kajian internal pemerintah daerah dan akan dibahas bersama tim Pemkab Tangerang sebelum diputuskan secara resmi.
‎
‎“Pada prinsipnya akan kami bahas terlebih dahulu bersama tim pemerintah daerah. Saat ini kami juga masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat,” ujar Soma.
‎
‎Ia menjelaskan, pemerintah daerah mulai menyiapkan sejumlah skenario, termasuk kemungkinan menerapkan sistem kerja dari rumah bagi sekitar 50 persen ASN di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD), sesuai arahan Bupati Tangerang.
‎
‎Meski demikian, Soma menegaskan kebijakan tersebut tidak akan berdampak pada layanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
‎
‎“Pelayanan publik tidak boleh terganggu. Layanan kesehatan, kebersihan, dan layanan dasar lainnya harus tetap berjalan seperti biasa,” katanya.
‎
‎Ia menambahkan, mekanisme teknis penerapan WFH masih dalam tahap pembahasan, termasuk penyesuaian kebutuhan operasional serta alokasi anggaran di masing-masing OPD.
‎
‎Pemkab Tangerang, lanjut Soma, akan menyampaikan keputusan dan skema pelaksanaan kebijakan tersebut setelah proses kajian internal selesai dilakukan.
‎
‎“Hasilnya nanti akan kami sampaikan kembali,” pungkasnya. (Bagas)

Baca Juga  Presiden Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar bagi Peraih Emas Asian Games 2026

Berita Terkait

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
Lapas Brebes dan LDNU Gelar Managib, Warga Binaan Diajak Perkuat Keimanan
Prabowo Turunkan 1.000 Perwira TNI Edukasi Pencegahan Karhutla
TEMUAN SELAKU PENYULUH KARHUTLA DI KABUPATEN KAPUAS HULU PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali
Pos Gizi Diperkuat, Pemkot Tangsel Percepat Penanganan Stunting Berbasis Masyarakat
Lapas Brebes Ukur Kompetensi Petugas Pengamanan melalui SIGAP KERJA LABRE
Perkuat Pencegahan Karhutla, Tim Satgas Mabes TNI Berikan Edukasi Intensif kepada Masyarakat Kapuas Hulu

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 14:44 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Sabtu, 26 September 2026 - 09:59 WIB

Lapas Brebes dan LDNU Gelar Managib, Warga Binaan Diajak Perkuat Keimanan

Jumat, 25 September 2026 - 18:22 WIB

Prabowo Turunkan 1.000 Perwira TNI Edukasi Pencegahan Karhutla

Jumat, 25 September 2026 - 17:45 WIB

TEMUAN SELAKU PENYULUH KARHUTLA DI KABUPATEN KAPUAS HULU PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Kamis, 24 September 2026 - 22:01 WIB

Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali

Berita Terbaru

Berita

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Sabtu, 26 Sep 2026 - 14:44 WIB