BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter Di Perairan Kalsel

Senin, 15 Juni 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalsel, Lensabumi.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi gelombang tinggi air laut hingga 2,5 meter yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran di perairan Kalimantan Selatan (Kalsel) berlaku mulai Selasa (16/6).

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin Putri Cahyaningsih, di Banjarbaru, Senin, mengatakan kondisi tersebut terjadi di tengah cuaca umum perairan Kalimantan Selatan yang masih didominasi berawan hingga hujan ringan dengan pola angin barat daya.

“Di perairan Kotabaru, gelombang laut diprakirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori sedang hingga tinggi, meskipun kondisi cuaca tetap didominasi hujan ringan pada pagi, siang, dan dini hari serta berawan pada malam hari,” ujarnya.

Baca Juga  Pembangunan Sekolah Rakyat Brebes Dikebut, Jembatan Bailey Dipasang untuk Lancarkan Akses

Sementara itu, di perairan Banjarmasin, Tanah Laut, dan Tanah Bumbu, tinggi gelombang relatif rendah berkisar 0,5 hingga 1,25 meter dengan cuaca umumnya hujan ringan pada pagi, siang, dan dini hari serta berawan pada malam hari.

BMKG mengimbau nelayan, operator kapal tongkang, dan operator kapal feri untuk meningkatkan kewaspadaan khususnya saat melintasi perairan Kotabaru karena potensi gelombang tinggi tersebut dapat membahayakan aktivitas pelayaran.

Baca Juga  BRI UNIT Sampay Tunjukkan Accountability dan Integrity dalam Pelayanan kepada Masyarakat

Secara umum, kata Putri, suhu udara di perairan Kalimantan Selatan berkisar 25 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan 75 hingga 91 persen, serta angin bertiup dominan dari barat daya dengan kecepatan 10 hingga 13 knot.

Untuk wilayah daratan Kalimantan Selatan, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga hari ke depan. Pada 15 Juni 2026, potensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di Banjarmasin, Barito Kuala, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, dan Tanah Bumbu pada siang hingga sore hari.

Baca Juga  Menlu tegaskan RI aktif dukung Palestina kepada mitra di Markas PBB

Pada 16 Juni 2026, kondisi cuaca daratan diprakirakan relatif stabil tanpa peringatan dini. Namun pada 17 Juni 2026, hujan sedang disertai kilat dan angin kencang kembali berpotensi terjadi di Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tapin, serta wilayah Hulu Sungai.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi dampak hidrometeorologi seperti banjir, genangan, tanah longsor, pohon tumbang, dan jalan licin akibat hujan dan angin kencang.

 

Berita Terkait

Bupati Tangerang Resmikan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati
Polresta Tangerang Ringkus Pelaku Curas di Tigaraksa, Penadah Motor Hasil Rampasan Diburu
Polsek Kronjo Pastikan Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan Secara Profesional dan Objektif
Expose Capaian Indeks Tertinggi, Desa Pasir Barat Raih Prestasi Gemilang
Jadikan Madrasah Cahaya Bangsa, Kemenag Kabupaten Tangerang Launching MLC
Pihak Perusahaan Minta APH Ambil Langkah Tegas Jika Ada Pendemo Anarkis di PEMI AW
Spanyol Keluar Sebagai Juara Piala Dunia 2026
Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dya Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:57 WIB

Bupati Tangerang Resmikan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:30 WIB

Polresta Tangerang Ringkus Pelaku Curas di Tigaraksa, Penadah Motor Hasil Rampasan Diburu

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:40 WIB

Polsek Kronjo Pastikan Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan Secara Profesional dan Objektif

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:48 WIB

Expose Capaian Indeks Tertinggi, Desa Pasir Barat Raih Prestasi Gemilang

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:05 WIB

Jadikan Madrasah Cahaya Bangsa, Kemenag Kabupaten Tangerang Launching MLC

Berita Terbaru