Kota Tangerang Masih Status Waspada Potensi Hujan Lebat

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten mengungkapkan saat ini masih status waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sesuai peringatan dari BMKG.

“Karena kondisi masih waspada, kami tetap mengimbau masyarakat untuk tetap selalu menjaga keselamatan dan membawa kebutuhan pokok,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar di Tangerang Minggu.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, maka bisa menghubungi layanan Emergency Call Center 112 atau hotline BPBD Kota Tangerang di 021-5582144 agar dapat segera ditindaklanjuti.

Baca Juga  DR (HC) Sri Panggung Lestari,S.E Terpilih sebagai Ketua Pengcab ISSI Kabupaten Tangerang

“Kami sudah siagakan petugas selama 24 jam dengan sistem bergantian. Kita mengutamakan keselamatan dan keamanan masyarakat sesuai instruksi langsung Wali Kota Sachrudin,” ujarnya.

Mahdiar menambahkan meski banjir di sejumlah wilayah sudah surut, namun petugas gabungan masih disiagakan di lokasi terdampak untuk membantu warga.

BPBD Kota Tangerang bersama unsur TNI-Polri, OPD terkait, aparat wilayah, serta relawan terus melakukan monitoring lapangan, penyedotan genangan di fasilitas umum, pengerahan personel dan perahu, serta membantu mobilisasi warga di area terdampak.

Baca Juga  Mario Aji Start ke-21 Pada Moto2 Jepang

“Selain itu, posko kesehatan dan dapur umum telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. Petugas juga membantu distribusi logistik serta mendukung pelayanan tenaga medis di lokasi banjir,” kata Mahdiar.

Sementara itu DLH Kota Tangerang menerjunkan personil untuk melakukan pembersihan sampah pascabanjir di kawasan Jalan Villa Mutiara Pluit Kelurahan Periuk.

Baca Juga  Film "War Machine" jadi film teratas di Netflix

Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Tangerang, Iwan mengatakan langkah ini diambil guna mengantisipasi munculnya sarang penyakit dan penyumbatan drainase yang dapat memicu banjir susulan.

Fokus pembersihan tidak hanya menyasar area jalan raya, tetapi juga menyisir saluran-saluran air yang tersumbat material hanyutan. Hal ini dilakukan demi meminimalisir risiko penyebaran penyakit khas pascabanjir, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga lainnya.

Berita Terkait

BRIN Ungkap 9 Jenis Mangrove Dari Aceh Berpotensi Sebagai Tanaman Obat
BNNP Jateng Perkuat Petompon Relawan Antinarkoba Disiapkan Zero Prevalensi Jadi Target
BNNP Jateng dan Pemkot Salatiga Bersinergi Menuju Zero Prevalensi 2045
Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara
HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor
Bunda PAUD Kabupaten Tangerang Dorong Pemenuhan Gizi Anak Melalui Program PMT di Satuan PAUD
Pilkades Serentak 2027, Pemkab Tangerang Tengah Siapkan Regulasi
Polsek Curug Hadir di Perempatan Pondok Bambu, Pastikan Arus Lalu Lintas Pagi Lancar

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

BRIN Ungkap 9 Jenis Mangrove Dari Aceh Berpotensi Sebagai Tanaman Obat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04 WIB

BNNP Jateng Perkuat Petompon Relawan Antinarkoba Disiapkan Zero Prevalensi Jadi Target

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:28 WIB

BNNP Jateng dan Pemkot Salatiga Bersinergi Menuju Zero Prevalensi 2045

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Bunda PAUD Kabupaten Tangerang Dorong Pemenuhan Gizi Anak Melalui Program PMT di Satuan PAUD

Berita Terbaru