Tim Dompet Dhuafa ikut pencarian korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Tim Rescue Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama tim SAR gabungan masih terus melakukan operasi pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Melalui keterangan resmi di Jakarta, Kamis, Tim DMC Dompet Dhuafa pada hari keempat pascatragedi menyisir wilayah puncak dan lereng curam yang sebelumnya telah ditemukan puing-puing pesawat dan paket

Kondisi di lapangan dikatakan masih sering berubah yang berdampak terhadap kelancaran proses operasi pencarian dan evakuasi.

Baca Juga  Vladimir Putin Sampaikan Duka Cita Atas Banjir Besar Di Sumatera

“Pencarian di Puncak Gunung Bulusaraung dengan kondisi medan sangat curam, cuaca berkabut tebal, jarak pandang 5–10 meter, disertai angin kencang dan hujan lebat hingga kedalaman area pencarian sekitar 350 meter, sehingga berdampak pada jarak pandang dan keselamatan personel,” tulis keterangan tersebut.

Pada proses pencarian dan evakuasi hari sebelumnya, tim SAR gabungan juga telah menemukan satu korban berjenis kelamin perempuan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga  DVI Serahkan Jenazah Korban Pesawat ATR Florencia Lolita Kepada keluarga

“Pencarian dilakukan dengan metode rappelling. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban dengan titik koordinat 04°55’50.69″ S 119°44’48.29″ E. Proses evakuasi belum dapat dilaksanakan karena kendala cuaca ekstrem. Evakuasi direncanakan dilanjutkan besok pagi apabila kondisi memungkinkan,” sambung laporan tersebut.

Selain melakukan proses pencarian dan evakuasi, Tim DMC Dompet Dhuafa Sulsel juga memberikan dukungan layanan kesehatan kepada personel SAR gabungan yang mengalami luka ringan saat proses pencarian.

Baca Juga  Satu korban pesawat ATR 42-500 dievakuasi dari jurang 200 meter

 

Penanganan personel tim SAR yang mengalami lecet ringan selama operasi, langsung diberikan penanganan awal oleh tim medis berupa pembersihan luka dan pemberian salep, hingga pemberian vitamin kepada Tim SAR yang membutuhkan.

Tim DMC Dompet Dhuafa Sulsel juga telah mengerahkan beberapa personel untuk rescue. Selain itu terdapat pula ambulans serta logistik yang telah disediakan, seperti tenda dan sepeda motor untuk mobilisasi.

Berita Terkait

Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Dua RDP : Soroti Sengketa Tanah, PTSL dan Minta Bapenda Lakukan Pembenahan
Soroti Lambatnya Pengurusan PTSL di BPN, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Imam Sucipto Kawal Ketat Aspirasi Warga Sukabakti
Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Fasilitasi RDP Soal Sengketa Tanah di Gembong dan PTSL Warga Sukabakti
Pasangan Kekasih Yang Membuang Bayi di Tamansari Ditangkap Polisi
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Buka Seleksi Entrepreneur Hub 2026
Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Pemkab Tangerang Tuntaskan Program Aspontren dan Sanitren
Pemkab Tangerang Luncurkan Beasiswa Madrasah Gemilang
Aksi Nyata DPC PKB Kab. Tangerang: Bagikan 10.000 Masker Gratis untuk Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:25 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Dua RDP : Soroti Sengketa Tanah, PTSL dan Minta Bapenda Lakukan Pembenahan

Rabu, 9 September 2026 - 20:31 WIB

Soroti Lambatnya Pengurusan PTSL di BPN, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Imam Sucipto Kawal Ketat Aspirasi Warga Sukabakti

Rabu, 9 September 2026 - 19:16 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Fasilitasi RDP Soal Sengketa Tanah di Gembong dan PTSL Warga Sukabakti

Rabu, 9 September 2026 - 18:24 WIB

Pasangan Kekasih Yang Membuang Bayi di Tamansari Ditangkap Polisi

Rabu, 9 September 2026 - 15:47 WIB

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Buka Seleksi Entrepreneur Hub 2026

Berita Terbaru