Wisata Curug Ngebul Cianjur Ditutup Sementara Akibat Longsor

Selasa, 9 September 2025 - 02:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bersama masyarakat berupaya melakukan pembersihan material longsor yang menutup sebagian besar obyek wisata Curug Ngebul di Kecamatan Pagelaran pada Selasa (9/9/2025).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Cianjur Iwan Karyadi mengatakan tim gabungan juga tengah mengkaji potensi longsor susulan yang dapat terjadi setiap saat, sehingga pembersihan material longsor dilakukan secara manual dengan kehati-hatian.

“Obyek wisata ditutup sementara, kami melakukan koordinasi dengan pemerintah desa serta relawan setempat dibantu masyarakat membersihkan material longsoran yang menutup sebagian besar obyek wisata air terjun,” katanya.

Baca Juga  Baznas Kabupaten Tangerang Salurkan Dana Umat Rp84 Juta untuk Warga Gunung Kaler ‎

Tim BPBD melakukan kajian untuk memastikan kerawanan tebing yang longsor karena cuaca di wilayah selatan Cianjur masih ekstrem, dimana curah hujan tinggi saat petang hingga malam, sehingga potensi longsor susulan dapat terjadi setiap saat, terutama saat hujan turun.

“Kami juga menempatkan relawan guna melakukan pengawasan, pemantauan, dan pelaporan situasi terkini di wilayah kerjanya masing-masing, sebagai upaya antisipasi dan penanganan cepat ketika terjadi bencana,” katanya.

Baca Juga  Tingkatkan Kesejahteraan Petani, H. Wawan Sumarwan, Legislator PDI Perjuangan Berikan Bantuan Alat Pompa Air

Camat Pagelaran Reki Nopendi mengatakan saat ini proses pembersihan material longsor yang menutup sebagian besar obyek wisata Curug Ngebul cukup terkendala karena lumpur bercampur batu berbagai ukuran serta masih banyak batu berjatuhan dari atas tebing.

Sehingga upaya pembersihan material longsor dilakukan dengan sangat hati-hati, kata dia, dimana tim gabungan, termasuk masyarakat, diminta meningkatkan kewaspadaan saat berada di lokasi serta menghentikan kegiatan ketika cuaca kembali turun hujan.

Baca Juga  CEO Batavia International Soroti Program Populis yang Belum Menyentuh Rakyat Kecil

“Saat longsor terjadi tidak ada korban jiwa, namun sejumlah fasilitas penunjang di obyek wisata hilang tertimbun longsor seperti kamar mandi dan mushola serta pondok untuk beristirahat pengunjung,” katanya.

Untuk sementara wisata Curug Ngebul ditutup hingga pembersihan material tuntas dilakukan dan tebing dipastikan aman ketika kembali dibuka.”Saat ini kita fokus pembersihan material longsor, sehingga obyek wisata ditutup sementara,” kata Reki Nopendi.

Berita Terkait

Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten
Kebakaran Kandang 3 Ekor Kambing Mati Terbakar Desa Bojongsari
Bupati Maesyal Rasyid Pastikan Rumah Bu Laila Segera Dibangun
Bupati Tangerang Lepas Peserta Fun walk Semarak HUT RI di Panongan
Tutup Kompetisi Sepak Bola Antar RT di Rancabuaya, Bupati Tangerang: Utamakan Sportivitas dan Kebersamaan
HUT ke-3 Lensabumi.com, Dorong Pers Tetap Berintegritas di Tengah Disrupsi Artificial Intelligence
Bupati Tangerang Dampingi Seskab Teddy Indra Wijaya dan Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Curug
Warga Kejobong Jatuh dari Pohon Kelapa Tewas

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Kebakaran Kandang 3 Ekor Kambing Mati Terbakar Desa Bojongsari

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Bupati Maesyal Rasyid Pastikan Rumah Bu Laila Segera Dibangun

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Bupati Tangerang Lepas Peserta Fun walk Semarak HUT RI di Panongan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Tutup Kompetisi Sepak Bola Antar RT di Rancabuaya, Bupati Tangerang: Utamakan Sportivitas dan Kebersamaan

Berita Terbaru