Lapas Brebes Ukur Kompetensi Petugas Pengamanan melalui SIGAP KERJA LABRE

Kamis, 24 September 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Lapas Brebes sedang mengikuti uji kompetensi melalui aplikasi SIGAP KERJA LABRE. Foto: dok humas/Lensabumi

Petugas Lapas Brebes sedang mengikuti uji kompetensi melalui aplikasi SIGAP KERJA LABRE. Foto: dok humas/Lensabumi

Brebes, Lensabumi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes mengukur kompetensi jajaran pengamanan melalui Tes Pengukuran Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Pegawai, Rabu, 23 September 2026. Pengukuran dilakukan secara digital menggunakan inovasi SIGAP KERJA LABRE atau Disiplin Terpantau, Kinerja Terukur.

Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB itu diikuti Regu Pengamanan Siang bersama staf.

Tes ditujukan untuk memetakan kemampuan petugas sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kapasitas jajaran pengamanan.

Kompetensi petugas menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Selain memahami prosedur, petugas dituntut memiliki disiplin, kewaspadaan, kemampuan mengambil keputusan, dan kesiapan menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIB Brebes, Mohammad Ziun Khabibulloh, mengatakan pengukuran kompetensi dilakukan sebagai penyegaran sekaligus evaluasi terhadap kesiapan petugas.

Baca Juga  Polsek Tigaraksa Bersama Forkopimcam Gelar Kegiatan Jumat Asri di Wilayah Kecamatan Tigaraksa

“Tes ini menjadi sarana untuk mengukur sekaligus menyegarkan kembali pemahaman jajaran pengamanan terhadap tugas yang mereka jalankan,” kata Ziun.

Menurut dia, tugas pengamanan membutuhkan petugas yang mampu menjaga kewaspadaan dan mengambil keputusan dalam berbagai kondisi. Karena itu, kompetensi perlu terus dievaluasi.

“Pengamanan membutuhkan petugas yang disiplin, waspada, dan selalu siap menghadapi situasi di lapangan. Karena itu, kompetensi harus terus diasah dan dievaluasi,” ujarnya.

Ziun mengatakan hasil tes dapat digunakan untuk melihat kemampuan yang telah berjalan baik dan aspek yang masih perlu diperkuat. Evaluasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pengukuran, tetapi menjadi bagian dari perbaikan pelaksanaan tugas.

“Kami ingin setiap petugas memahami bahwa pengamanan bukan sekadar menjalankan rutinitas, tetapi membutuhkan kemampuan dan tanggung jawab yang terus ditingkatkan,” kata dia.

Baca Juga  Warga Desa Ancol Pasir Antusias Sambut Reses H. Wawan Sumarwan, Kepala Desa Berikan Apresiasi Tinggi ‎

Selain pengukuran kompetensi, kegiatan tersebut mencakup evaluasi kinerja pegawai. Evaluasi diarahkan untuk menghasilkan penilaian yang objektif dan terukur serta menjadi bahan monitoring dalam pengembangan kualitas kinerja jajaran.

Kepala Regu Pengamanan IV Lapas Kelas IIB Brebes, Wisnu Sri Pambudi, mengatakan tes tersebut membantu petugas mengetahui kembali kemampuan yang dimiliki.

“Bagi kami sebagai petugas pengamanan, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengukur kembali sejauh mana kompetensi yang kami miliki,” ujar Wisnu.

Dia mengatakan evaluasi juga menjadi penyegaran bagi petugas agar terus meningkatkan kemampuan dalam menghadapi situasi di lapangan.

“Tidak hanya menjalankan tugas sebagai rutinitas, tetapi terus belajar dan meningkatkan kesiapan dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan,” katanya.

Baca Juga  Polantas Brebes Sambangi Pelajar Ajak PelajarJadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas

SIGAP KERJA LABRE digunakan Lapas Brebes sebagai bagian dari digitalisasi pengelolaan kepegawaian. Platform tersebut dapat diakses melalui telepon seluler, komputer, maupun laptop.

Selain pengukuran kompetensi dan evaluasi kinerja, platform tersebut mengintegrasikan sejumlah layanan kepegawaian, seperti monitoring presensi, cuti, dinas luar, jurnal harian, dan layanan pendukung pengembangan kompetensi pegawai.

Penerapan sistem digital tersebut juga menjadi bagian dari pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2026.

Lapas Brebes menyebut pengukuran kompetensi dan evaluasi kinerja diarahkan untuk membangun budaya kerja yang lebih terukur dan akuntabel.

Melalui evaluasi tersebut, Lapas Brebes mendorong peningkatan kapasitas jajaran pengamanan agar pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan aman dan tertib. Kesiapan petugas menjadi salah satu faktor pendukung pelaksanaan pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan.

Berita Terkait

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Karya Warga Binaan Lapas Brebes Dilirik Pengunjung, dari Gantungan Kunci hingga Rak Pot
Divisi Ekraf & UMKM PWDMI Banten Turun Langsung Jadi Panitia Sekaligus Peserta Karnaval,Meriahkan “Panjang Mulud” Provinsi Banten
Hari Kesaktian Pancasila, Lapas Brebes Kuatkan Pembinaan Warga Binaan
Gunung Marapi Sumbar Kembali Erupsi Pada 1 Oktober 2026
Dari 370 Warga Binaan Lapas Brebes, 231 Ber-KTP Kabupaten Brebes

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Karya Warga Binaan Lapas Brebes Dilirik Pengunjung, dari Gantungan Kunci hingga Rak Pot

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Divisi Ekraf & UMKM PWDMI Banten Turun Langsung Jadi Panitia Sekaligus Peserta Karnaval,Meriahkan “Panjang Mulud” Provinsi Banten

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Lapas Brebes Kuatkan Pembinaan Warga Binaan

Berita Terbaru