Jaga Keselamatan Warga, KemenPU Ganti Jembatan Apung Sungai Wulan dengan Jembatan Gantung

Jumat, 4 September 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun Jembatan Gantung Setrokalangan sebagai pengganti jembatan apung yang selama ini menjadi akses penyeberangan warga antara Desa Setrokalangan, Kabupaten Kudus, dan Desa Kedungwaru, Kabupaten Demak. Pembangunan jembatan gantung diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus menjaga keselamatan warga saat menyeberangi Sungai Wulan di perbatasan Kudus-Demak, Jawa Tengah.

Jembatan Gantung Setrokalangan dibangun untuk menghadirkan akses yang lebih aman dan andal bagi masyarakat yang sebelumnya mengandalkan jembatan apung dengan sistem tambatan perahu untuk menyeberangi Sungai Wulan. Penggunaan jembatan apung memiliki keterbatasan karena tidak dapat beroperasi secara optimal ketika terjadi banjir atau peningkatan debit Sungai Wulan.

Baca Juga  Respons Cepat Bencana Banjir, ‎Tim BAZNAS Tanggap Bencana, Salurkan Bantuan

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan jembatan gantung menjadi salah satu solusi untuk membuka akses masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan konektivitas.

“Jembatan gantung memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Mobilitas menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian lebih lancar, dan akses terhadap layanan publik semakin terbuka,” kata Menteri Dody.

Jembatan Gantung Setrokalangan memiliki panjang keseluruhan sekitar 180 meter, dengan bentang efektif sekitar 120 meter dan lebar sekitar 2 meter. Jembatan tersebut diperuntukkan bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua, sehingga diharapkan dapat memperlancar aktivitas harian masyarakat kedua desa.

Pembangunan Jembatan Setrokalangan dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik Sungai Wulan, termasuk elevasi jembatan berada sekitar 3–4 meter dari muka air pada saat debit puncak serta memperhitungkan potensi sedimentasi sekitar 10–20 sentimeter. Pertimbangan teknis tersebut dilakukan untuk memastikan jembatan dapat berfungsi secara aman dan optimal sesuai kondisi lingkungan di lokasi.

Baca Juga  Meta Memenangi Gugatan Terkait Akuisisi Instagram dan WhatsApp

Jembatan Gantung Setrokalangan merupakan jembatan tipe rigid dengan material rangka baja dan abutmen beton. Kapasitas jembatan sesuai dengan Surat Edaran (SE) No. 02/SE/M/2010 dan SE Dirjen Bina Marga No. 16/SE/Db/2021 dengan beban 5 kPa (0,5 ton/m2) secara bersamaan tetapi tidak berkumpul.

Pembangunan Jembatan Setrokalangan dilaksanakan secara paralel dengan pekerjaan normalisasi Sungai Wulan yang dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air yang didanai melalui loan Asian Development Bank (ADB). Pekerjaan normalisasi Sungai Wulan ditargetkan selesai pada akhir 2026.

Baca Juga  Pelayanan Humanis, Security BRI Bintaro Dampingi Nasabah Pensiunan Lansia Pengguna Kursi Roda

Kehadiran Jembatan Gantung Setrokalangan diharapkan tidak hanya mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap jembatan apung dan tambatan perahu sebagai akses penyeberangan, tetapi juga memperkuat konektivitas wilayah Kudus dan Demak. Pembangunan Jembatan Gantung Setrokalangan ditetapkan melalui evaluasi teknis dan survei lapangan dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan masyarakat, kondisi keterisolasian wilayah, akses transportasi, serta potensi manfaat ekonomi yang dapat dihasilkan.

Berita Terkait

Dibawah Komando Anugrah Dwi Sandi Media Center Cisoka Kembali Bersinar
Apresiasi Raperda Inisiatif & Saran DPRD, Sachrudin-Maryono: Sinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Dishub Kabupaten Tangerang Resmi Menjalin Kolaborasi Strategis Dengan RAPI
Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Hadapi Peluang Green Jobs
Sebanyak 500 Warga Desa Pasir Barat Terima Bantuan Beras 30 Kilogram Per KPM
HUT ke-78 Polwan, Kapolresta Tangerang Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Dampak Nyata
Beasiswa Tangerang Gemilang 2026, 1.000 Lebih Mahasiswa Dapat Bekal Kuliah Demi Kejar Cita-Cita
Batu Pertama Rumah Baru Ibu Rasti, Bupati Brebes: Semoga Jadi Awal Kehidupan yang Lebih Nyaman

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 12:58 WIB

Jaga Keselamatan Warga, KemenPU Ganti Jembatan Apung Sungai Wulan dengan Jembatan Gantung

Jumat, 4 September 2026 - 11:17 WIB

Dibawah Komando Anugrah Dwi Sandi Media Center Cisoka Kembali Bersinar

Kamis, 3 September 2026 - 16:07 WIB

Apresiasi Raperda Inisiatif & Saran DPRD, Sachrudin-Maryono: Sinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 2 September 2026 - 17:54 WIB

Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Hadapi Peluang Green Jobs

Rabu, 2 September 2026 - 14:10 WIB

Sebanyak 500 Warga Desa Pasir Barat Terima Bantuan Beras 30 Kilogram Per KPM

Berita Terbaru