Wagub Sumut Pastikan SPBU Pertamina Beroperasi 24 Jam

Senin, 1 Desember 2025 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com — Pertamina bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan berbagai langkah agar layanan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap berjalan baik dan SPBU beroperasi lebih lama selama masa tanggap darurat.

Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc, menyampaikan bahwa pelayanan BBM di wilayah Medan dan sekitarnya telah dibahas secara mendalam bersama Pertamina. Setelah melakukan rapat koordinasi, ia menegaskan bahwa stok BBM berada dalam kondisi aman dan distribusinya terkontrol.

“Setelah kami rapat bersama Pertamina, dapat kami sampaikan bahwa persediaan BBM cukup dan distribusinya aman. Karena itu kami meminta SPBU beroperasi 24 jam selama masa tanggap darurat. Kami juga menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,”ujar Surya.

Baca Juga  Rayakan Kemerdekaan RI Ke-81, Bupati Tangerang Tekankan Semangat Pengabdian Kepada Masyarakat dan Negara

Ia menambahkan bahwa seluruh penyedia layanan energi selama masa tanggap darurat dapat diupayakan secara maksimal. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menetapkan masa tanggap darurat mulai 27 November hingga 10 Desember 2025, dan selama periode ini seluruh layanan energi dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Pertamina menjaga pasokan BBM ke seluruh SPBU di kota Medan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Untuk pengaturan operasional SPBU akan dibahas bersama Hiswana Migas, namun pada tahap awal akan diupayakan beberapa SPBU yang dikelola Pertamina untuk dapat beroperasi selama 24 jam,”kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw.

Baca Juga  Buka Pekan Olahraga Buruh 2026, Bupati Tangerang: Peringatan May Day Diisi Kegiatan Positif

Saat ini terdapat sekitar 115 SPBU yang beroperasi di wilayah Kota Medan dan sekitarnya. 40 diantaranya mulai hari Minggu, 30 November beroperasi 24 jam, dan diprioritaskan di titik krusial.

Pertamina terus berupaya melakukan berbagai langkah mitigasi agar penyaluran energi tetap berjalan.

“Pertamina melakukan koordinasi intensif dengan Pemda, BPBD, dan instansi terkait untuk percepatan pembukaan akses. Pemantauan kami lakukan 24 jam melalui Satgas demi memastikan titik-titik kritis tetap terlayani,” tegasnya.

Baca Juga  Senegal Juara Piala Afrika 2025 Setelah Tekuk Maroko 1-0

Pertamina juga terus mengupayakan percepatan mobilisasi armada, pengalihan suplai dari terminal yang aman, dan dukungan logistik lapangan untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi selama masa darurat.

Bila masyarakat ingin menyampaikan keluhan dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

Berita Terkait

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026
Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan
Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Tim Basket Putra Maksimalkan Kesempatan Ikuti Asian Games 2026
Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan
Jaga Keselamatan Warga, KemenPU Ganti Jembatan Apung Sungai Wulan dengan Jembatan Gantung
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WIB

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026

Minggu, 6 September 2026 - 19:19 WIB

Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan

Minggu, 6 September 2026 - 14:22 WIB

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 09:36 WIB

Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:23 WIB

Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah

Berita Terbaru