Akses Jalan Rusak Parah Terdampak Proyek Tol Serang–Panimbang, Warga Mengeluh dan Minta Pemerintah Bertindak

Rabu, 10 Desember 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lensabumi_Pandeglng, Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Serang–Panimbang kembali menuai sorotan. Warga di wilayah Kecamatan Patia, Sindangresmi, dan sekitarnya mengaku resah karena akses jalan utama yang mereka gunakan sehari-hari mengalami kerusakan berat dan Licin dilalui. Jalan tersebut kini berubah menjadi lumpur dan dipenuhi urukan tanah akibat aktivitas proyek.

Akses utama penghubung Desa Kadumalati – Desa Pasirgadung – Desa Cimoyan itu menjadi jalur vital bagi masyarakat, termasuk para pelajar yang bersekolah di SDN, SMPN, hingga SMK Negeri 13 Pandeglang yang berada di Desa Pasirgadung. Kondisi jalan semakin memprihatinkan terutama saat musim hujan, karena lumpur tebal membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sulit melintas.

“Setiap hari saya melewati jalan ini untuk bersekolah Saat hujan, jalan berubah menjadi kubangan lumpur. Saya sering juga terpeleset jatuh dan sering melihat temen-temen sekolahpun terjatuh karena licin,” ujar seorang warga berinisial LD (17), warga Desa Pasirgadung yang sekolah SMA 12 Picung (10/12/2025).

Baca Juga  Tarawih Keliling, Pemkab Tangerang Hadir Perkuat Silaturahmi dan Wujudkan Pembangunan Bersama

Ia berharap pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemangku kebijakan segera mencari solusi agar masyarakat dapat beraktivitas tanpa dihantui rasa takut. “Kami hanya ingin akses jalan ini segera diperbaiki. Sudah hampir satu tahun dibiarkan rusak seperti ini akibat dampak proyek tol Serang-Panimbang,” tambahnya.

Menurut Entis Sumantri Warga Desa Pasirgadung kecamatan Patia bahwa, Perusahaan dan Pemerintah Dinilai Abai. Warga mengaku sudah berkali-kali menyampaikan keluhan, namun pemerintah setempat hingga pemerintah kabupaten dinilai terkesan mengabaikan. Dua perusahaan pelaksana proyek, PT Sino Road and Bridge Group dan PT Hutama Karya (HK) KSO, juga dianggap tidak menunjukkan itikad baik untuk memperbaiki akses jalan warga yang terdampak.

Baca Juga  Direktur RSUD Pakuhaji Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H: Pererat Silaturahmi dan Jaga Kesehatan ‎

Aktivis Konsolidasi Mahasiswa Pasirgadung Patia (KOMPAS) Pandeglang, Entis Sumantri, menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa terus dibiarkan. “Ini masih tanggung jawab perusahaan. Mereka wajib mengantisipasi dampak lingkungan dan lalu lintas sesuai Amdal dan Andalalin, tapi faktanya masyarakat yang dirugikan, jadi apakah ini yang dikatakan memberikan dampak positif” ujarnya.

Menurutnya, kerusakan jalan berdampak besar pada aktivitas harian masyarakat, termasuk pelajar, petani, dan pedagang. “Ini jelas menghambat pertumbuhan ekonomi warga. Bahkan anak-anak sekolah harus melewati hotmix lumpur saat musim hujan. Sangat berbahaya bukan,” tegasnya.

Baca Juga  Pemerintah Tetapkan Delapan Hari Cuti Bersama Tahun 2026

“Saya pun menduga Perusahaan telah Melanggar K3 dan Aturan Perundangan, Entis menilai kedua perusahaan telah gagal menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta melanggar ketentuan peraturan perundangan terkait proyek strategis nasional.

“Seharusnya PT Sino Road and Bridge Group dan PT Hutama Karya (HK) KSO menepati janji untuk melakukan maintenance terhadap akses jalan masyarakat yang terdampak. Warga sudah menyampaikan aspirasi mereka, tapi perusahaan tidak melaksanakan kewajibannya,” ujar Entis S

Ia menyatakan bahwa KOMPAS akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas. “Perusahaan yang tidak bertanggung jawab harus diberi sanksi tegas, bahkan di-blacklist. Mereka tidak boleh mengesampingkan hajat hidup orang banyak,” tutup Entis Sumantri.

 

Red_Ari

Berita Terkait

Emmanuel Macron serukan jeda perang di Timur Tengah saat Idul Fitri
Direktur RSUD Pakuhaji Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H: Pererat Silaturahmi dan Jaga Kesehatan ‎
Pemkab Brebes Berikan Insentif kepada 886 Pegiat Keagamaan di Larangan
Tarawih Keliling, Pemkab Tangerang Hadir Perkuat Silaturahmi dan Wujudkan Pembangunan Bersama
Lapas Brebes Terima Wakaf Al-Qur’an, Dorong Pembinaan Spiritual Warga Binaan
Tak Sekadar Kunjungan, Bupati Brebes Pastikan Pemulihan dan Serahkan Bantuan Lebaran di Posko Sirampog
Pemkab Brebes Perkuat SDM Sektor Publik, 13 Lulusan STTD Terima SK CPNS dan PNS
Safari Ramadhan Putaran Pertama, Pemkab Brebes Hadirkan Kepedulian di Tengah Musibah

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:52 WIB

Emmanuel Macron serukan jeda perang di Timur Tengah saat Idul Fitri

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:43 WIB

Direktur RSUD Pakuhaji Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H: Pererat Silaturahmi dan Jaga Kesehatan ‎

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:52 WIB

Pemkab Brebes Berikan Insentif kepada 886 Pegiat Keagamaan di Larangan

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:23 WIB

Tarawih Keliling, Pemkab Tangerang Hadir Perkuat Silaturahmi dan Wujudkan Pembangunan Bersama

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:54 WIB

Lapas Brebes Terima Wakaf Al-Qur’an, Dorong Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Berita Terbaru