Lensabumi.com – Humas Basarnas Sulawesi Utara (Sulut) Nuriadin Gumeleng mengatakan tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban hilang atas nama Claiton Tatambihe (3 tahun), warga Kampung Laghaeng, Kecamatan Siau Barat Selatan, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro).
“Korban ditemukan di rumahnya,” kata Nuriadin di Manado, Rabu.
Setelah ditemukan korban hilang Claiton Tatambihe sekitar pukul 13.34 Wita, lanjut dia, tim SAR gabungan masih mencari dua korban hilang lainnya atas nama Adris Pianaung dan Leon Pianaung, keduanya merupakan warga Kampung Bahu.
Proses pencarian dan evakuasi, kata dia, ikut dibantu aparat TNI-Polri, pihak terkait lainnya, serta masyarakat.
Sebelumnya pada Senin (5/1) pukul 02.45 Wita beberapa kampung/desa di Pulau Siau diterjang banjir bandang akibat hujan dengan intensitas lebat selama kurang lebih lima jam tanpa henti.
Banjir bandang menerjang beberapa kampung/desa yang menyebabkan 16 warga meninggal, korban luka-luka, serta rumah rusak dan hilang.
Adapun permukiman terdampak bencana antara lain di Kelurahan Bahu, Kelurahan Paniki, Kelurahan Paseng, Kampung Bumbiha, Kampung Peling, Kampung Laghaeng, Kampung Batusenggo, Kampung Beong, Kampung Salili.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sitaro, TNI, Polri, Basarnas, para pihak terkait, dan masyarakat bahu-membahu, memulihkan daerah permukiman warga yang terdampak banjir bandang tersebut.








