Dua Pekerja Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap di Karanggayam, Satu Meninggal

Jumat, 10 April 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, lensabumi.com — Dua warga Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah pada Kamis, 9 April 2026. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka bakar serius dan masih menjalani perawatan.
Dua korban masing-masing diketahui bernama Sarno (33) dan Widi Saputra (29), keduanya warga Dukuh Tedunan, desa setempat.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di rumah milik Jarwito, warga Dukuh Plipitan RT 02 RW 04, Desa Giritirto, Karanggayam, ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Saksi di lapangan, kejadian bermula saat kedua korban bersama warga lainnya tengah memasang genteng di atap rumah. Di tengah proses tersebut, Widi diduga tidak menyadari keberadaan kabel listrik di atasnya. Saat berdiri, bagian kepala Widi menyentuh kabel tersebut dan langsung tersengat aliran listrik.
“Korban pertama tersengat dan terjatuh. Korban kedua yang berada sangat dekat turut tersengat karena bersentuhan,” ujar I Putu Bagus Krisna Purnama, Jumat 10 April 2026.
Warga di lokasi segera memberikan pertolongan dengan mengevakuasi korban ke Puskesmas Karangsambung. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, Sarno dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.20 WIB. Sementara Widi yang mengalami luka bakar berat dirujuk ke RSUD Kebumen untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, Sarno mengalami luka bakar di bagian lengan kiri belakang serta kondisi mata yang telah mengalami midriasis. Adapun Widi Saputra mengalami luka bakar akibat sengatan listrik hingga sekitar 90 persen pada bagian dada, perut, dan area tubuh lainnya.
Kasus tersebut saat ini tengah ditangani kepolisian. Pihaknya juga membantu proses evakuasi korban ke fasilitas kesehatan, ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Selain itu, jenazah korban meninggal telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
“Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini dan tidak bersedia dilakukan autopsi,” kata Kapolres.
Polres Kebumen mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitar instalasi listrik, terutama pada pekerjaan yang berisiko seperti perbaikan atap rumah.
(Humas Polres Kebumen)( Agus P )
Baca Juga  Mauricio Souza Bertekad Perpanjang Tren Kemenangan Persija Jakarta

Berita Terkait

HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor
Bunda PAUD Kabupaten Tangerang Dorong Pemenuhan Gizi Anak Melalui Program PMT di Satuan PAUD
Pilkades Serentak 2027, Pemkab Tangerang Tengah Siapkan Regulasi
Polsek Curug Hadir di Perempatan Pondok Bambu, Pastikan Arus Lalu Lintas Pagi Lancar
Amankan 10 Sepeda Motor Hasil Kejahatan, Diserahkan kepada Pemiliknya Gratis
Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan
DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim
Erupsi beruntun, Badan Geologi Larang Warga Dekati Anak Krakatau

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:49 WIB

HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Bunda PAUD Kabupaten Tangerang Dorong Pemenuhan Gizi Anak Melalui Program PMT di Satuan PAUD

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Pilkades Serentak 2027, Pemkab Tangerang Tengah Siapkan Regulasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Polsek Curug Hadir di Perempatan Pondok Bambu, Pastikan Arus Lalu Lintas Pagi Lancar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Berita Terbaru

Berita

HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:49 WIB