LENSABUMI.COM
TANGERANG – Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Wawan Sumarwan, S.H., merespons keras keluhan masyarakat terkait carut-marut penyaluran bantuan sosial (bansos).

Dalam agenda Reses Masa Persidangan ke III yang digelar di Ruang Wareng, Gedung Bupati Tangerang, H. Wawan Sumarwan meminta Bupati Tangerang Maesyal Rasyid untuk segera melakukan evaluasi total terhadap jajaran Dinas Sosial (Dinsos). Kamis 25/06/2026
Langkah ini diambil setelah dirinya melaksanakan Reses turun langsung kelapangan dan menerima tumpukan laporan langsung dari kepala desa maupun warga, khususnya kelompok emak-emak, yang mengeluhkan banyaknya bantuan yang tidak tepat sasaran.
Warga menyoroti fenomena di mana keluarga mampu justru terdaftar sebagai penerima bantuan, sementara warga miskin yang benar-benar membutuhkan justru kerap terlewatkan. Bahkan, orang yang sudah meninggal dunia pun masih tercatat sebagai penerima bantuan sosial
”Data kemiskinan di Dinas Sosial harus dibongkar dan diverifikasi ulang secara faktual. Kami meminta Bupati Tangerang untuk mengevaluasi Dinsos karena persoalan bansos salah sasaran ini terus berulang dan memicu konflik sosial di tengah masyarakat,” tegas Wawan Sumarwan
Mantan Kepala Desa Demisioner ini menambahkan, akurasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial di Kabupaten Tangerang masih menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar. Lemahnya validasi data di lapangan membuat aparatur desa hingga Ketua RT kerap menjadi sasaran kemarahan warga saat bansos diturunkan.
”Melalui momentum reses ini saya berkomitmen membawa aspirasi ini secara resmi guna mengawal langkah tegas Pemkab Tangerang demi memastikan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.” tambahnya
Sementara itu, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, langsung memberikan tanggapan serius. Pihaknya berjanji akan segera menginstruksikan jajaran kepala dinas terkait untuk mengaudit proses pemutakhiran data kemiskinan daerah.
”Kami menerima baik masukan dan evaluasi dari pak Wawan Sumarwan selaku perwakilan legislatif. Pemkab Tangerang berkomitmen penuh agar bansos ini tepat sasaran”. ujarnya.
Maesyal Rasyid menambahkan bahwa pemkab Tangerang saat ini tengah melakukan Sensus Ekonomi untuk melakukan validasi ulang secara ketat.
”Kami bersama seluruh stakeholder tengah melakukan Sensus Ekonomi, untuk melakukan validasi data secara akurat, Semoga dengan dilakukannya Sensus ekonomi ini data-data masyarakat bisa Terkordinir dengan baik, agar bantuan bantuan untuk masyarakat dapat terakomodir dan tepat sasaran.” pungkasnya (Gas)






