Sisi Lain Jatiwaringin: Di Balik Kepungan Asap dan Bara, Solidaritas Tanpa Batas Lahir di Atas Gunungan Sampah

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABUMI.COM – Di balik kepulan asap tebal dan bara api yang masih menyelimuti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, terselip sebuah potret humanis yang tak banyak disorot kamera. Kebakaran hebat yang melanda tumpukan sampah setinggi belasan meter ini tidak hanya memicu respons cepat dari armada pemadam kebakaran, melainkan juga melahirkan sinergi tangguh di garis depan.

Pantauan tim redaksi Lensabumi.com di lapangan memperlihatkan sebuah pemandangan yang menyentuh hati. Jajaran TNI bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta para relawan tampak melebur tanpa sekat di atas gunungan material yang terbakar.

Baca Juga  Warga Desa Ancol Pasir Antusias Sambut Reses H. Wawan Sumarwan, Kepala Desa Berikan Apresiasi Tinggi ‎

Bukan sekadar menjalankan tugas instruksional, aksi bahu-membahu ini memperlihatkan sisi lain dari sebuah bencana: lahirnya solidaritas tanpa batas.

Dengan kondisi medan yang terjal, licin, dan dipenuhi asap pekat yang menyumbat pernapasan, para petugas tampak saling menjaga satu sama lain. Saat beberapa personel TNI menarik selang air bertekanan tinggi menembus titik api, para relawan dan petugas Damkar dengan sigap mengarahkan fokus siraman dan memastikan pasokan air tidak terputus. Saling teriak memberikan peringatan akan bahaya longsoran sampah menjadi pemandangan karib selama proses pemadaman berlangsung.

Baca Juga  Kawasaki Rilis W230 Terbaru Di Pasar Inggris

“Ini bukan lagi soal siapa dari instansi mana. Di atas tumpukan sampah yang terbakar ini, misi kami hanya satu: memastikan api padam dan warga sekitar tidak terus-menerus mengisap racun asap ini,” ujar salah satu petugas di lokasi kepada Lensabumi.com.

Sisi lain yang juga patut diapresiasi adalah hadirnya helikopter pengebom air (water bombing) yang mondar-mandir di langit Jatiwaringin. Koordinasi taktis antara komando di darat dan serangan udara ini menunjukkan betapa seriusnya penanganan dampak lingkungan demi menyelamatkan pemukiman sekitar dari kepungan polusi udara.

Baca Juga  Hadirkan Ruang Belajar yang Nyaman, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Sukses Rehabilitasi Sekolah Rusak Jadi Layak

Kebakaran TPA Jatiwaringin memang sebuah musibah lingkungan yang berat bagi Kabupaten Tangerang. Namun, dari tanah yang gersang dan berasap ini, kita diajarkan tentang arti gotong royong yang sesungguhnya. Ketika ego sektoral ditanggalkan, yang tersisa hanyalah kemanusiaan dan dedikasi total untuk bumi gemah ripah loh jinawi.

Lensabumi.com akan terus mengawal perkembangan pemulihan lingkungan di TPA Jatiwaringin. (Red)

Berita Terkait

HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor
Bunda PAUD Kabupaten Tangerang Dorong Pemenuhan Gizi Anak Melalui Program PMT di Satuan PAUD
Pilkades Serentak 2027, Pemkab Tangerang Tengah Siapkan Regulasi
Polsek Curug Hadir di Perempatan Pondok Bambu, Pastikan Arus Lalu Lintas Pagi Lancar
Amankan 10 Sepeda Motor Hasil Kejahatan, Diserahkan kepada Pemiliknya Gratis
Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan
DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim
Erupsi beruntun, Badan Geologi Larang Warga Dekati Anak Krakatau

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:49 WIB

HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Bunda PAUD Kabupaten Tangerang Dorong Pemenuhan Gizi Anak Melalui Program PMT di Satuan PAUD

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Pilkades Serentak 2027, Pemkab Tangerang Tengah Siapkan Regulasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Polsek Curug Hadir di Perempatan Pondok Bambu, Pastikan Arus Lalu Lintas Pagi Lancar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Berita Terbaru

Berita

HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:49 WIB