Albrian SH, Ketum Milenial Selatan Angkat Bicara Munculnya Salah Satu Kutipan Yang Di Duga Ditujukan Ke Zulhas

Selasa, 21 April 2026 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JakartaLENSABUMI.COM, Ketua Umum Milenial Selatan, Albrian SH, menyampaikan keprihatinannya atas polemik yang muncul akibat beredarnya kutipan yang diduga ditujukan kepada Zulkifli Hasan di media sosial.

Albrian menilai, narasi yang beredar tidak disajikan secara utuh dan berpotensi menyesatkan publik. Ia menegaskan bahwa potongan pernyataan tanpa konteks lengkap dapat memicu kesalahpahaman serta memperkeruh suasana di tengah masyarakat.

Baca Juga  BRI BO Ciputat Berbagi Jajanan UMKM di Hari Ulang Tahun ke-130 BRI

“Informasi yang tidak lengkap dan cenderung dipelintir sangat berbahaya. Ini bukan hanya soal individu, tetapi bisa berdampak pada stabilitas sosial,” ujarnya.

Diketahui, konten tersebut tersebar melalui akun Instagram @panglimarakyatkonoha yang menampilkan kutipan tanpa penjelasan menyeluruh. Dalam unggahan itu, terdapat pernyataan yang dinarasikan seolah-olah berasal dari Zulhas, namun tidak disertai sumber maupun konteks yang jelas.

Baca Juga  Panen 2,8 Ton Jagung di Sukamanah, Bukti Nyata Penguatan Ketahanan Pangan

Lebih lanjut, Albrian menegaskan pentingnya penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja menyebarkan informasi bohong atau menyesatkan. Ia meminta aparat penegak hukum untuk tidak ragu menindak tegas pelaku penyebaran hoaks demi menjaga ketertiban dan kepercayaan publik.

“Jika terbukti ada unsur kesengajaan dalam menyebarkan hoaks, maka harus ada tindakan hukum yang jelas. Ini penting sebagai efek jera agar ruang digital tidak terus dipenuhi informasi yang memecah belah,” tegasnya.

Baca Juga  Brebes Siaga Kemarau! Ancaman Kekeringan dan Karhutla

Albrian juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Ia menekankan pentingnya verifikasi sebelum mempercayai sebuah konten, terutama yang berpotensi menimbulkan provokasi.

“Jangan sampai kita ikut menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Persatuan bangsa harus dijaga dari narasi yang memecah belah,” tutupnya.

Berita Terkait

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026
Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan
Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Tim Basket Putra Maksimalkan Kesempatan Ikuti Asian Games 2026
Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan
Jaga Keselamatan Warga, KemenPU Ganti Jembatan Apung Sungai Wulan dengan Jembatan Gantung

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WIB

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026

Minggu, 6 September 2026 - 19:19 WIB

Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan

Minggu, 6 September 2026 - 14:22 WIB

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 09:36 WIB

Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:23 WIB

Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah

Berita Terbaru