Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3968x2976-0-0-{}-0-24#

0-3968x2976-0-0-{}-0-24#

Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD

‎

‎TANGERANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang terus melakukan terobosan guna mendongkrak transparansi keuangan daerah. Salah satu langkah strategis yang kini diusung adalah peluncuran Rencana Aksi Perubahan (RAP) yang berfokus pada Optimalisasi Pelaporan Pemungutan Retribusi Daerah.

‎

‎Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola data akurat guna meningkatkan akuntabilitas Pendapatan Asli Daerah (PAD).

‎Program kerja ini diinisiasi untuk menjawab tantangan dalam sinkronisasi data dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemungut retribusi ke sistem pusat pengelolaan pendapatan daerah. Melalui integrasi sistem yang lebih ketat, Bapenda berharap dapat menutup celah potensi kebocoran anggaran serta mempercepat proses pemantauan realisasi pendapatan secara berkala.

‎Kepala SubBidang Pelaporan dan Pengolahan Data Pendapatan Daerah Bapenda Kabupaten Tangerang, Eti Kusnawati, SE, M.Si, menjelaskan bahwa transformasi sistem pelaporan ini menjadi krusial agar seluruh data pemungutan retribusi dari berbagai sektor dapat terekam secara berkala, akurat, dan transparan.

Baca Juga  DPD PDI-P Banten Gita Swarantika Sukses Selenggarakan Festival Wisata Kuliner Bulan Bung Karno 2026

‎

‎”Rencana aksi perubahan ini berfokus pada optimalisasi pelaporan pemungutan retribusi daerah. Tujuannya adalah memperkuat sistem pelaporan yang terintegrasi, sehingga potensi kebocoran data dapat diminimalisir dan akuntabilitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Tangerang meningkat secara signifikan,” ujar Eti Kusnawati. Selasa (6/10/2026).

‎

‎Menurut Eti, retribusi daerah merupakan salah satu pilar penting dalam struktur PAD selain sektor pajak. Melalui manajemen data yang lebih modern dan responsif, pihak Bapenda dapat lebih mudah melakukan pengawasan, evaluasi, hingga pengambilan kebijakan fiskal yang tepat sasaran.

‎

‎Langkah optimalisasi pelaporan ini diharapkan mampu mempercepat proses penyusunan laporan keuangan daerah, mengurangi kendala birokrasi manual, serta memberikan kepastian data yang valid bagi kepentingan pembangunan di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga  HIMPAUDI Kecamatan Cisoka Meriahkan Gebyar Porseni: Gali Potensi Anak Lewat Nilai Moral dan Emosional

‎

‎”Dengan pelaporan yang lebih optimal, akuntabel, dan berbasis data yang presisi, kami optimis pengelolaan PAD akan semakin sehat dan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola keuangan daerah terus meningkat,” ungkapnya

‎

‎Ia juga menambahkan, aksi perubahan ini tidak mengubah tarif retribusi. Tarif dan Formula penghitungan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

‎

‎” Yang kami lakukan adalah memperbaiki cara informasi penghitungan dan pelaporannya disajikan, sehingga menjadi lebih transparan, lengkap, dan mudah ditelusuri, “tambahnya.

‎

‎Hal ini penting untuk disampaikan supaya masyarakat memahami bahwa fokus aksi perubahan ini adalah pada tata kelola dan akuntabilitas bukan menaikan Tarif.  Misalnya dalam format yang ada, laporan pada prinsipnya sudah menunjukkan siapa yang membayar dan berapa penerimanya. Tetapi rincian seperti volume atau frekuensi pelayanan dan Tarif satuannya belum tersaji sebagi elemen informasi yang terpisah.

Baca Juga  Peduli Sesama, KWRI Kabupaten Tangerang Bagi-bagi Takjil di Solear ‎

‎Saya berharap, kata Eti, pelaporan pemungutan retribusi daerah di kabupaten Tangerang menjadi lebih tertib, lengkap, konsisten dan mudah ditelusuri. Kami ingin informasi dari proses penetapan sampai dengan penerimaan dapat saling terhubung dengan baik.

‎”Aksi perubahan ini bukan sekadar membuat format laporan baru, tetapi bagaimana setiap nilai retribusi dapat di telusuri mulai dari dasar perhitungan, penetapan, sampai dengan penerimaannya.  Dengan data yang lebih lengkap dan terstruktur, kami berharap pengelolaan retribusi daerah semakin akuntabel dan mendukung optimalisasi PAD Kabupaten Tangerang.” pungkasnya.

‎(Bagas)

Berita Terkait

RSUD Kabupaten Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Code Stroke, Jantung dan PONEK
Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari
Ketum Mursalin Apresiasi Langkah Bupati Maesyal Rasyid Gelar Nobar Piala AFF Bersama Masyarakat
Kemensos Jatuhi Hukuman Berat Ke 620 Pegawai Karena Kasus Judol
RDP Bersama DPRD dan Warga Cirarab, BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Paripurna Jawaban Bupati Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD 2027
Pelantikan & Dialog Kebudayaan KMB UMJ: Dobrak Stagnasi Regenerasi, Siapkan Pemuda Betawi Ambil Peran Strategis Nasional

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:12 WIB

RSUD Kabupaten Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Code Stroke, Jantung dan PONEK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ketum Mursalin Apresiasi Langkah Bupati Maesyal Rasyid Gelar Nobar Piala AFF Bersama Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Kemensos Jatuhi Hukuman Berat Ke 620 Pegawai Karena Kasus Judol

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD

Berita Terbaru