Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banten, Lensabumi.com – Gubernur Banten Andra Soni terus mempermudah akses pendidikan bagi seluruh anak-anak di Provinsi Banten secara berkeadilan dan merata. Tekad itu semakin kuat karena Andra Soni pernah mengalami satu fase dalam kehidupannya mengalami kesulitan melanjutkan sekolah karena keterbatasan biaya.

Namun Andra Soni merasa bersyukur ternyata ada orang baik yang menolongnya untuk terus melanjutkan pendidikan sebagaimana anak-anak lain sekolah. Orang baik akhirnya menjadi orang tuja asuh.

Kisah itu diungkapkan Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bersama anak jalanan, calon siswa Sekolah Rakyat 07 dan 08 di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu (8/8/2026). Tampak hadir Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, serta Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid.

Baca Juga  Buka Piala Bupati U-13 dan U-15, Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Regenerasi Atlet Sepak Bola

Menurut Andra Soni, pendidikan merupakan hak dasar yang harus dipenuhi oleh negara kepada seluruh anak-anak bangsa. Pendidikan mempunyai peranan sangat penting dalam menentukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di masa depan.

Oleh karena itu, Andra Soni meyakini jika salah satu cara agar kita bisa keluar dari kemiskinan, kesulitan dan keterbelakangan itu adalah melalui pendidikan. Maka dari itu, hadirnya Sekolah Rakyat (SR) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto itu merupakan harapan besar dalam rangka mencerdaskan seluruh anak bangsa.

“Hadirnya Sekolah Rakyat ini juga turut mengurangi angka putus sekolah di Provinsi Banten,” katanya.

Pada kesempatan itu Andra Soni juga mengucapkan terima kasih kepada Mensos dimana saat ini sudah ada enam sekolah perintis Sekolah Rakyat di Provinsi Banten. Ini akan menjadi modal kita untuk mendorong terwujudnya generasi unggul dan berdaya saing. “Apalagi Provinsi Banten sebagai daerah penyangga Jakarta,” tambahnya.

Baca Juga  Pulihkan Distribusi, Pasokan LPG di Banda Aceh Naik 40%

Dalam kesempatan yang sama Seskab Teddy Indra Wijaya, saat berdialog dengan para calon siswa Sekolah Rakyat, mengajak untuk meneladani Andra Soni. Usaha yang keras dibarengi dengan berdoa menjadikannya sebagai gubernur.

“Patut menjadi contoh bagi adik-adik yang hampir tidak bersekolah, yang siap sekolah di Sekolah Rakyat,” tambahnya.

Pada tahun 2025, lanjut Teddy, ada 165 Sekolah Rakyat dan siswanya mencapai 43 ribu anak. Pada tahun ini ada penambahan 100 Sekolah Rakyat yang menjadi cita-cita presiden.
“Cita-cita Bapak Presiden Prabowo bagaimana caranya anak-anak Indonesia bisa sekolah. Yang tidak bisa sekolah bisa sekolah, yang belum bersekolah bisa sekolah, yang putus sekolah bisa sekolah,” kata Teddy.

Baca Juga  Kuatkan Wirausaha Muda, Pertamina Adakan Enduro Skill Contest 2025

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan, para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota sangat membantu dalam menyediakan lahan untuk sekolah. Menteri yang akrab dipanggil Gus Ipul itu menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan untuk menambah penyelenggaraan sekolah rintisan Sekolah Rakyat di Jakarta dan sekitarnya.

“Setiap Sekolah Rakyat mampu menampung 2.000 siswa SD, SMP, SMA. Yang dijangkau dalam sekolah rintisan tambahan ini adalah anak-anak yang sebagian besar tidak sekolah dan putus sekolah,” jelasnya.

“Mereka pada jam-jam sekolah itu kadang mengamen atau bekerja di pasar-pasar atau di tempat umum. Sekarang mereka sekolah dan memiliki harapan baru untuk maju,” tambah Gus Ipul. (ADV)

Berita Terkait

Bupati Maesyal Rasyid Paparkan Konsep Pembangunan Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang
Dokter Gigi RSUD Tigaraksa Berikan Penyuluhan Tentang Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Halitosis (Bau Mulut)
AFC Nilai Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Utama Asia
Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, H. Wawan Sumarwan Lantik Ratusan Ranting dan Anak Ranting Sedapil 2
RSUP NTB Sukses Operasi Bedah Saraf Otak Pertama
62 SPPG Di Tangerang Ditutup Karena Tak Kantongi SLHS
Panaskan Mesin Partai, DPC PDI Perjuangan Lantik Anak Ranting Sekabupaten Tangerang
Presiden Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar bagi Peraih Emas Asian Games 2026

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:39 WIB

Bupati Maesyal Rasyid Paparkan Konsep Pembangunan Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang

Senin, 14 September 2026 - 19:59 WIB

Dokter Gigi RSUD Tigaraksa Berikan Penyuluhan Tentang Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Halitosis (Bau Mulut)

Senin, 14 September 2026 - 18:13 WIB

AFC Nilai Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Utama Asia

Minggu, 13 September 2026 - 15:56 WIB

Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, H. Wawan Sumarwan Lantik Ratusan Ranting dan Anak Ranting Sedapil 2

Sabtu, 12 September 2026 - 18:03 WIB

62 SPPG Di Tangerang Ditutup Karena Tak Kantongi SLHS

Berita Terbaru

Berita

AFC Nilai Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Utama Asia

Senin, 14 Sep 2026 - 18:13 WIB