BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Sumatera, Jakarta, hingga Jawa Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lensabumi.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan  terkait cuaca ekstrem dengan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

BMKG menyebutkan, wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi sebagian besar Sumatera, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Kondisi atmosfer yang masih labil memicu terbentuknya awan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

BMKG: Waspada Dampak Turunan

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan dampak lanjutan seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, terutama di wilayah rawan.

“Masyarakat di Sumatera bagian barat, Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Tengah diminta waspada terhadap hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Dampak turunan seperti genangan, banjir, dan longsor perlu diantisipasi,” ujar Guswanto dalam keterangan resminya.

Wilayah Terdampak

BMKG memetakan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah berikut:

  • Sumatera: Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Bengkulu, dan Lampung berpotensi mengalami hujan lebat dengan intensitas tinggi.

  • DKI Jakarta: Hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi pada pagi hingga malam hari, berpotensi menimbulkan genangan di titik rawan.

  • Jawa Barat: Wilayah Bogor, Sukabumi, dan Bandung Raya diimbau waspada potensi longsor.

  • Jawa Tengah: Hujan lebat berpotensi terjadi di wilayah selatan dan pegunungan.

Baca Juga  PT Aneka Usaha Brebes Beres Resmi Diluncurkan, Pemkab Bidik Peningkatan PAD

Aktivitas Warga Terganggu

Cuaca ekstrem yang terjadi sejak beberapa hari terakhir dilaporkan mulai mengganggu aktivitas masyarakat. Warga banyak memantau prakiraan cuaca secara daring sebelum berangkat bekerja atau bepergian.

“Sekarang tiap pagi saya cek cuaca dulu, takut hujan deras dan angin kencang,” kata Andi, warga Kota Padang.

Imbauan Keselamatan

BMKG mengimbau masyarakat untuk:

  • Menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan disertai angin kencang
  • Waspada saat berkendara di jalan licin dan jarak pandang terbatas

  • Memantau informasi cuaca resmi BMKG secara berkala

Baca Juga  Bupati Maesyal Pastikan Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang Sehat dan Aman Jelang Idul Adha 1447 H

BMKG juga meminta pemerintah daerah dan pihak terkait untuk menyiapkan langkah antisipasi guna meminimalkan risiko akibat cuaca ekstrem.

Berita Terkait

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026
Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan
Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Tim Basket Putra Maksimalkan Kesempatan Ikuti Asian Games 2026
Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan
Jaga Keselamatan Warga, KemenPU Ganti Jembatan Apung Sungai Wulan dengan Jembatan Gantung

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WIB

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026

Minggu, 6 September 2026 - 19:19 WIB

Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan

Minggu, 6 September 2026 - 14:22 WIB

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 09:36 WIB

Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:23 WIB

Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah

Berita Terbaru