BUPATI TANGERANG TINJAU LANGSUNG LOKASI BANJIR DAN SERAHKAN BANTUAN LOGISTIK

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Bupati Maesyal Rasyid bersama Camat Rajeg Oman Apriaman tinjau lokasi banjir. Dok/Bagas Jarwo) 

 

 

Tangerang – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir di wilayah Kabupaten Tangerang, Minggu, (8/3/26).

Dalam kunjungannya, Bupati Maesyal Rasyid yang didampjngi didampingi oleh jajaran perangkat daerah terkait seperti BPBD, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Sosial, serta unsur PMI meninjau beberapa titik banjir di antaranya Kelurahan Bencongan Kecamatan Kelapa Dua, Desa Kadu Jaya Kecamatan Curug, serta Perumahan Nuansa Mekarsari 2 Desa Rajeg Mulya Kecamatan Rajeg. Bupati

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan bahwa banjir yang terjadi di sejumlah wilayah disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang berlangsung cukup lama sejak malam hingga pagi hari.

“Saya mendapat laporan dari Kepala BPBD bahwa ada kurang lebih sekitar 15 kecamatan yang terdampak banjir akibat curah hujan yang sangat tinggi dan durasinya cukup lama,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Baca Juga  Bina Marga Kabupaten Tangerang Sampaikan Duka Cita, Mulai Pemeliharaan Jalan Cikupa - Pasar Kemis

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama BPBD, Dinas Bina Marga, Dinas Sosial, serta PMI langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir dan harus mengungsi di masjid maupun balai warga.

Menurutnya, dari hasil peninjauan di lapangan terdapat beberapa faktor penyebab banjir selain curah hujan tinggi, di antaranya kondisi pintu air yang tidak berfungsi optimal serta tingginya debit air di Sungai Cilongok yang bermuara ke Sungai Cirarab.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Tangerang akan melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya menyiagakan pompa air di wilayah yang merupakan daerah cekungan agar air dapat segera dipompa keluar menuju sungai.

“Pompa air akan kita siagakan, terutama di kawasan perumahan yang merupakan cekungan. Jika air tidak dapat mengalir ke sungai maka akan kita pompa menggunakan pompa berdiameter 12 inci seperti yang sudah dilakukan di Bencongan,” jelasnya.

Baca Juga  Maroko Melangkah Ke final Setelah Kalahkan Nigeria Lewat Adu Penalti

Selain itu, Bupati juga memastikan kebutuhan para pengungsi dapat terpenuhi dengan baik. Pemerintah daerah telah menyiapkandan menyiagakan petugas kesehatan dari Puskesmas, obat-obatan, tempat tidur bagi lansia, selimut, serta bantuan logistik berupa beras, mie instan, sarden, dan minyak goreng. Dapur umum juga akan didirikan untuk memenuhi kebutuhan sahur dan berbuka puasa warga terdampak.

“Tadi sudah disepakati bersama RT dan RW setempat untuk membuka dapur umum guna memenuhi kebutuhan makan warga yang mengungsi,” ungkapnya.

Selanjutnya, ke depan, Pemkab Tangerang juga akan melakukan berbagai langkah penanganan jangka menengah seperti pemasangan pompa air tambahan di Bencongan, pembangunan tanggul di Kali Sabi sepanjang sekitar satu kilometer dengan tinggi sekitar 1 meter, serta normalisasi dan pelebaran sungai di wilayah Kadu Jaya yang mengalami penyempitan.

Baca Juga  PWMOI Apresiasi Putusan MK Tutup Jalan Pidana dan Gugatan terhadap Karya Jurnalistik

Menyikapi prediksi cuaca ekstrem dari BMKG hingga beberapa hari ke depan, ia menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah terkait telah diinstruksikan untuk siap siaga dan melakukan langkah antisipasi menghadapi berbagai potensi bencana yang akan terjadi

“Saya sudah menginstruksikan para camat, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Bina Marga untuk tetap standby menghadapi potensi cuaca ekstrem. Kita juga melakukan kerja bakti pembersihan sampah di sungai bersama DLHK serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta para camat untuk menyiapkan lokasi pengungsian seperti masjid, sekolah, maupun balai warga apabila sewaktu-waktu diperlukan.

“Semoga tidak terjadi banjir yang lebih luas, namun jika terjadi kita sudah melakukan berbagai upaya antisipasinya,” pungkasnya.

(Bagas)

Berita Terkait

Nonce Thandean Tegaskan, Terkait Isu Miring Tentang Mobil Siaga Dipastikan HOAX
Jalan Baru Bikin Warga Sridadi Sumringah, TMMD Sengkuyung Kodim 0713/Brebes Tuntas 100 Persen
Rahmi Intan Yahya Bahas Program Kebangsaan Bersama Wakil Ketua DPRD Kota Bogor
Peringati Harkitnas, Kalapas Tekankan Disiplin dan Kerja Nyata
Kesbangpol Gelar Jambore Ormas, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah
Hari Kebangkitan Nasional 2026, Kapolresta Tangerang: Jaga Tunas Bangsa Demi Masa Depan Negara
PBVSI Panggil 16 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup dan SEA V League 2026
Hadiri Pertemuan Gubernur DKI Jakarta, Bupati Tangerang Perkuat Sinergi Pembangunan Aglomerasi Jabodetabek

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:27 WIB

Nonce Thandean Tegaskan, Terkait Isu Miring Tentang Mobil Siaga Dipastikan HOAX

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:58 WIB

Jalan Baru Bikin Warga Sridadi Sumringah, TMMD Sengkuyung Kodim 0713/Brebes Tuntas 100 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:47 WIB

Rahmi Intan Yahya Bahas Program Kebangsaan Bersama Wakil Ketua DPRD Kota Bogor

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:10 WIB

Peringati Harkitnas, Kalapas Tekankan Disiplin dan Kerja Nyata

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:54 WIB

Hari Kebangkitan Nasional 2026, Kapolresta Tangerang: Jaga Tunas Bangsa Demi Masa Depan Negara

Berita Terbaru