lensabumi.com – Crossover ukuran menengah BYD Song Ultra EV dikabarkan akan segera memasuki pasar Tiongkok dengan harga mulai 180.000 yuan (26.050 USD) atau sekitar Rp438 juta.
Seperti dilansir lari laman Carnewschina pada Senin (16/2), mobil ini akan memiliki jangkauan CLTC hingga 710 km dan satu motor listrik dengan daya 270 kW (362 hp).
Berbagai sumber Tiongkok sebelumnya menyebutkan bahwa Song Ultra EV akan memasuki pasar Tiongkok dengan kisaran harga 220.000 – 260.000 yuan (31.840 USD – 37.630 USD) sekitar Rp535 juta hingga Rp633 juta.
Namun, salah satu media Tiongkok melaporkan bahwa SUV ini akan dibanderol sekitar Rp438 juta.
Koreksi harga yang signifikan ini bertepatan dengan pernyataan terbaru dari Manajer Umum BYD Dynasty series bahwa Song Ultra EV memiliki target penjualan bulanan lebih dari 20.000 unit.
Diketahui, Song Ultra EV adalah mobil terbesar dalam jajaran Song yang dilengkapi dengan sistem bantuan mengemudi “God’s Eye” B (DiPilot 300) dari BYD.
BYD Song Ultra EV memiliki dimensi 4850/1910/1670 mm dengan jarak sumbu roda 2.840 mm. Berat kosongnya berkisar antara 1.990 hingga 2.050 kg.
Meskipun panjangnya lebih dari 4,8 meter, Song Ultra memiliki dua baris kursi di dalamnya karena garis atap yang miring.
Mobil ini memiliki spatbor yang terpahat, gagang pintu yang rata, sensor LiDAR di atap, dan garis kap mesin yang miring.
BYD Song Ultra EV memiliki satu motor listrik.
Varian entry-level-nya menawarkan daya puncak 240 kW (322 hp).
Adapun varian yang lebih bertenaga dari SUV ini menawarkan daya 270 kW (362 hp).
Mobil keluarga ini menawarkan dua varian baterai LFP yang dibuat oleh anak perusahaan BYD, FinDreams yakni kapasitas 75,6 kWh dan 82,7 kWh.
Jangkauan CLTC mobil ini masing-masing adalah 620 km dan 710 km, dengan kecepatan tertinggi mencapai 210 km/jam.
BYD Song awalnya merupakan model tunggal di bawah merek BYD.
Namun, kemudian berkembang menjadi keluarga kecil crossover.
Saat ini terdiri dari Song Pro DM-i, Song L EV, dan Song L DM-i.
SUV Song Plus, yang dijual secara global sebagai Sealion 6 dan Seal U, baru-baru ini telah meninggalkan pasar Tiongkok.








