Kematian Lula Lahfah, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Dokter

Senin, 26 Januari 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com -Polisi menunggu hasil pemeriksaan dokter terkait penyebab kematian pemengaruh (influencer) Lula Lahfah yang meninggal di apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1).

“Sampai saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter. Dan dokter juga siap untuk memberikan keterangan kepada kepolisian,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsya, Senin (26/1/2026).

Tak hanya itu, pihaknya juga masih mendalami dugaan narkoba maupun indikasi lainnya yang menjadi penyebab kematian Lula Lahfah.

Baca Juga  RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman

Oleh karena itu, dia meminta waktu untuk menunggu hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) yang menjadi tempat Lula diperiksa awal.

Namun, dari pemeriksaan kedokteran Rumah Sakit Fatmawati yang menjadi rujukan RSPI dipastikan tak ada tanda kekerasan.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Oleh karena itu, kemarin saya juga infokan juga tidak dilaksanakan autopsi,” ucapnya.

Baca Juga  BMKG Deteksi Dua Bibit Siklon Tropis Yang Pengaruhi Hujan Di Indonesia

Polisi memanggil enam saksi untuk mendapatkan alur cerita kematian pemengaruh (influencer) Lula Lahfah yang meninggal pada Jumat (23/1) di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan.

Pemeriksaan saksi itu untuk mendapatkan suatu alur cerita dan barang bukti demi melengkapi keterangan dari laboratorium forensik.

Kemudian, polisi juga meminta keterangan dari pihak rumah sakit terkait riwayat penyakit pemengaruh tersebut.

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan menemukan obat dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen yang ditempati Lula Lahfah di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, pada Jumat (23/1) malam pukul 18.44 WIB.

Baca Juga  Galian C Ilegal Kembali Marak di Cilaku Kecamatan Tenjo, Gubernur KDM Dinilai Kecolongan

“Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/1).

Berita Terkait

Bupati Maesyal Rasyid Paparkan Konsep Pembangunan Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang
Dokter Gigi RSUD Tigaraksa Berikan Penyuluhan Tentang Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Halitosis (Bau Mulut)
AFC Nilai Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Utama Asia
Sinergi dengan Komandan SubdenPOM Brebes Perkuat Kesadaran berbangsa bernegara Warga Binaan melalui Upacara
Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, H. Wawan Sumarwan Lantik Ratusan Ranting dan Anak Ranting Sedapil 2
RSUP NTB Sukses Operasi Bedah Saraf Otak Pertama
62 SPPG Di Tangerang Ditutup Karena Tak Kantongi SLHS
Panaskan Mesin Partai, DPC PDI Perjuangan Lantik Anak Ranting Sekabupaten Tangerang

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:39 WIB

Bupati Maesyal Rasyid Paparkan Konsep Pembangunan Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang

Senin, 14 September 2026 - 19:59 WIB

Dokter Gigi RSUD Tigaraksa Berikan Penyuluhan Tentang Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Halitosis (Bau Mulut)

Senin, 14 September 2026 - 18:13 WIB

AFC Nilai Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Utama Asia

Senin, 14 September 2026 - 13:02 WIB

Sinergi dengan Komandan SubdenPOM Brebes Perkuat Kesadaran berbangsa bernegara Warga Binaan melalui Upacara

Minggu, 13 September 2026 - 15:56 WIB

Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, H. Wawan Sumarwan Lantik Ratusan Ranting dan Anak Ranting Sedapil 2

Berita Terbaru

Berita

AFC Nilai Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Utama Asia

Senin, 14 Sep 2026 - 18:13 WIB