LENSABUMI.COM
TANGERANG – Puluhan warga di Kampung Kaluwung, Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang dilaporkan terserang wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).
Namun, di tengah kondisi darurat kesehatan ini, Kepala Desa (Kades) Cisereh dinilai menutup mata dan mengabaikan surat imbauan tindakan pengasapan (fogging) yang dikirimkan oleh pihak rumah sakit swasta.
Wabah DBD di Kampung Kaluwung mengalami lonjakan drastis dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami gejala demam tinggi dan penurunan drastis kadar trombosit.
Menurut kesaksian warga setempat, kondisi lingkungan yang lembap menjadi pemicu cepatnya perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Warga kini diliputi rasa cemas karena khawatir jumlah penderita akan terus bertambah jika tidak ada tindakan penanganan yang cepat dari pihak pemerintah desa.
Sikap acuh tak acuh dari Kepala Desa Cisereh menjadi sorotan tajam. Salah satu rumah sakit swasta yang merawat sejumlah pasien asal Kampung Kaluwung diketahui telah melayangkan surat imbauan resmi kepada pihak desa.
Surat tersebut merekomendasikan agar segera dilakukan tindakan fogging dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di area pemukiman warga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Desa Cisereh sama sekali belum memberikan respons atau melakukan tindakan nyata di lapangan.
Surat imbauan tersebut seolah dianggap angin lalu, sementara warga harus berjuang sendiri menghadapi ancaman penyakit yang mematikan ini.
Kelalaian pihak aparatur desa memicu kekecewaan mendalam dari masyarakat Kampung Kaluwung. Warga mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan pihak kecamatan untuk segera turun tangan memotong jalur birokrasi desa yang lambat. Mereka menuntut fogging massal segera dilakukan demi keselamatan jiwa warga. (Gasss)






