Sebagaimana dikutip dalam siaran Drive pada Minggu (1/3), direktur desain Mazda untuk Eropa, Jo Stenuit,​​​​​​​ dalam​​​​​​​wawancaranya mengonfirmasi bahwa pekerjaan di balik layar untuk model generasi kelima MX-5​​​​​​​ sedang berlangsung.

“Tentu saja, kami sedang mengerjakannya,” katanya, lalu mengungkapkan bahwa sistem penggerak mobil tersebut belum dipastikan.

“Secara pribadi, saya menyukai mesin bensin, tetapi saya juga bisa membayangkan berkendara di tengah hutan dengan MX-5 tanpa suara mesin saat melaju dengan atap terbuka,” katanya.

Baca Juga  Klasemen SEA Games 2025: Indonesia tambah 10 emas perkuat posisi kedua

Pernyataan Stenuit bahwa MX-5 bisa hadir tanpa suara mesin mengindikasikan kemungkinan perusahaan mempertimbangkan penggunaan elektrifikasi, yang mengarah pada model mobil listrik murni atau plug-in hybrid (PHEV).

Stenuit juga mengungkapkan bahwa MX-5 generasi berikutnya akan mempertahankan filosofi bobot ringan.

“MX-5 unggul dalam hal kesenangan, bobot ringan, dan harga terjangkau. Jika salah satu dari tiga aspek tersebut hilang, itu bukan MX-5,” katanya.

Meskipun pembicaraan mengenai versi listrik belum dikonfirmasi sepenuhnya, Stenuit memberikan konfirmasi pertama dari dalam Mazda bahwa versi hibrida ringan bisa menjadi pilihan.

Baca Juga  Dukung UMKM Adat, BRI BO Rangkasbitung Gandeng Perajin Baduy Luar Gunakan QRIS

“Belum ada yang pasti, tetapi saya yakin mobil itu akan dirilis dan akan memiliki semacam bantuan tenaga listrik,” katanya.

Menepis spekulasi tentang hadirnya versi listrik murni, Direktur Riset dan Operasional Mazda untuk wilayah Eropa, Christian Schultze, menyebut MX-5 listrik akan bertentangan dengan fondasi dinamis model tersebut.

“Untuk model seperti MX-5, yang sangat bergantung pada konstruksi ringan, keseimbangan, dan kemurnian mekanis, itu adalah jalur yang sangat logis. Saat Anda beralih ke listrik sepenuhnya, Anda secara mendasar mengubah arsitektur mobil,” kata Schultze.

Baca Juga  Tim SAR Optimalkan Pencarian Korban Bencana Sibolga & Tapanuli Tengah

“Itu berarti proporsi yang berbeda, bobot yang berbeda, keseimbangan yang berbeda,” ia menambahkan.

Saat ditanya apakah solusi elektrifikasi yang tidak sepenuhnya listrik lebih diutamakan, Schultze menjawab, “Saya sejujurnya berharap di masa depan kami dapat menawarkan MX-5 elektrifikasi, tetapi tidak sepenuhnya elektrik.”

Schultze juga mengatakan bahwa tidak ada kebutuhan untuk “sepenuhnya siap” dengan pengganti MX-5 generasi berikutnya, mengisyaratkan bahwa pengembangan lebih lanjut dari generasi MD yang sudah berusia 11 tahun akan membuatnya tetap bertahan selama beberapa tahun ke depan.