Monitoring Ibadah Paskah, Bupati Tangerang Tegaskan Tidak Ada Diskriminasi  di Kabupaten Tangerang

Minggu, 5 April 2026 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TANGERANG, LENSABUMI.COM-– Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung pelaksanaan ibadah Paskah jemaat POUK Tesalonika di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/4/26).

Bupati Maesyal Rasyid didampingi oleh Dandim 0510/Tigaraksa, Kapolres Metro Tangerang, Sekretaris Daerah, Kasatpol PP, Camat Teluknaga, serta tokoh agama setempat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak pernah memiliki niat untuk membedakan perlakuan terhadap masyarakat, termasuk dalam hal pelaksanaan ibadah.

“Kami hadir di sini untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk jemaat POUK Tesalonika, dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Tidak ada niatan sedikit pun untuk melarang atau membatasi. Justru kami memfasilitasi,” tegasnya

Menurut dia, keberagaman keyakinan, suku, budaya dan agama di Kabupaten Tangerang merupakan kekuatan yang harus dijaga dengan semangat toleransi dan saling menghormati agar kondusifitas dan keharmonisan wlayah terus terpelihara dengan baik

Baca Juga  Nathan Tjoe-A-On Cetak Gol Perdana, Willem II Kalahkan FC Dordrecht 7-0

“Kabupaten Tangerang menjunjung tinggi nilai toleransi. Siapa pun dan di mana pun selama berada di wilayah Kabupaten Tangerang, kami akan hadir memberikan perlindungan tanpa membedakan kelompok atau latar belakang,” tandasnya.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah bersama TNI-Polri merupakan bentuk komitmen nyata untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat, termasuk dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.

“Dalam suasana Idulfitri ini, kami bersama Forkopimda menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang. Kami menyadari sebagai manusia tentu tidak luput dari khilaf, baik dalam sikap, ucapan, maupun pelayanan,” ujarnya.

Bupati juga mempersilakan jemaat untuk memanfaatkan Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga sebagai tempat ibadah sementara, dengan tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pihak terkait lainnya

Baca Juga  Jenazah Vidi Aldiano Dimakamkan Di TPU Tanah Kusir

“Silakan gunakan tempat ini untuk beribadah, baik ibadah rutin maupun perayaan hari besar seperti Paskah dan Natal, selama tidak ada kegiatan lain. Yang penting tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknyamenyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda tengah mengkaji solusi jangka panjang berupa penyediaan tempat ibadah yang lebih permanen dan representatif.

“Kami akan merumuskan secara komprehensif agar ke depan jemaat bisa beribadah dengan lebih nyaman, tanpa menimbulkan gangguan dan tetap menjaga kondusivitas wilayah,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan dan menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah.

“Jika ada hal yang perlu dirundingkan, mari kita bicarakan bersama. Kami terbuka dan siap mencarikan solusi terbaik. Mari kita jaga Kabupaten Tangerang tetap kondusif,” pesannya.

Sementara itu, Sekretaris Tanfidziah PCNU Kabupaten Tangerang, KH. M. Qustulani, menegaskan bahwa tidak ada pelarangan ibadah di wilayah Teluknaga dan menyebut situasi yang terjadi sebelumnya hanya miskomunikasi.

Baca Juga  Pemkab Tangerang Gelar GPM 1.000 Paket Sembako Murah Jelang Natal dan Tahun Baru

“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama menyaksikan ibadah berjalan dengan baik. Tidak ada pelarangan, ini hanya dinamika kecil di masyarakat yang sudah diselesaikan dengan baik oleh pimpinan daerah,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi yang selama ini telah terbangun dengan baik di wilayah Teluknaga.

“Kami menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan keharmonisan. Teluknaga dikenal sebagai wilayah yang toleran, dan ini harus kita pertahankan,” katanya.

Di tempat terpisah, Gembala Jemaat POUK Tesalonika, Pendeta Michael Siahaan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan solusi yang diberikan oleh pemerintah daerah.

  1. “Kami bersyukur atas kehadiran Bapak Bupati, Dandim, dan Kapolres yang telah mendengarkan kebutuhan kami. Ini menjadi jawaban atas kerinduan kami untuk dapat beribadah dengan tenang dan layak,” ungkapnya.

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi, Hasan Basri Ketua RW 06 Perumahan Cisoka Regency Gelar Halalbihalal Idulfitri 1447 H
671 hektare sawah di Kabupaten Demak terdampak banjir
TNI Gadungan Ditangkap di Brebes Usai Tipu Warga Puluhan Juta
Akses Jalan Warga Terputus Akibat Jembatan Ambruk, Bupati Paramitha Instruksikan Perbaikan Cepat
Puluhan Warga Binaan Lapas Brebes Ikuti Pendidikan Kesetaraan Bersama PKBM Sakila Kerti
Pererat Silaturahmi, Hasan Basri Ketua RW 06 Perumahan Cisoka Regency Gelar Halalbihalal Idulfitri 1447 H ‎
Satpol PP Segel Gedung di Teluknaga, Pemkab Tangerang Tekankan Ketertiban dan Toleransi Beragama
Warga Binaan Lapas Brebes Ikuti Ibadah Jumat Agung Secara Daring

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 18:44 WIB

Monitoring Ibadah Paskah, Bupati Tangerang Tegaskan Tidak Ada Diskriminasi  di Kabupaten Tangerang

Minggu, 5 April 2026 - 16:58 WIB

Pererat Silaturahmi, Hasan Basri Ketua RW 06 Perumahan Cisoka Regency Gelar Halalbihalal Idulfitri 1447 H

Minggu, 5 April 2026 - 15:45 WIB

671 hektare sawah di Kabupaten Demak terdampak banjir

Minggu, 5 April 2026 - 12:39 WIB

TNI Gadungan Ditangkap di Brebes Usai Tipu Warga Puluhan Juta

Minggu, 5 April 2026 - 12:32 WIB

Akses Jalan Warga Terputus Akibat Jembatan Ambruk, Bupati Paramitha Instruksikan Perbaikan Cepat

Berita Terbaru

Berita

671 hektare sawah di Kabupaten Demak terdampak banjir

Minggu, 5 Apr 2026 - 15:45 WIB