Pakar Bagikan Langkah Menyimpan Nasi Yang Aman Untuk Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Nasi merupakan sumber karbohidrat yang biasanya dimasak dalam jumlah banyak dan disimpan sebagai bekal makan siang.

Namun dokter spesialis anestesiologi dan pengobatan nyeri interbensional yang berbasis di Maryland, dr. Kunal Sood mengatakan cara penyimpanan nasi yang sudah dimasak jika tidak baik dapat menghadirkan risiko keamanan pangan.

“Jika nasi yang sudah dimasak dibiarkan pada suhu ruangan, spora dapat berkecambah, dan bakteri tersebut menghasilkan racun langsung di dalam makanan,” kata Sood, yang dikutip melalui laman Hindustan Times, Senin (16/2).

Baca Juga  Kalsel percepat pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat

Menurut Dr. Sood, ada anggapan umum bahwa memasak dan memanaskan kembali nasi membuat makanan tersebut aman untuk dikonsumsi. Namun, nasi sering mengandung spora Bacillus cereus, yang dapat bertahan hidup dalam panas tidak seperti kebanyakan bakteri.

Meskipun pemanasan ulang dapat membunuh bakteri, racun yang dikeluarkan kemungkinan akan tetap ada. Akibatnya, nasi tersebut dapat menyebabkan orang sakit jika dikonsumsi, meskipun terlihat dan berbau baik-baik saja.

Gejala biasanya muncul dengan cepat, seringkali dalam waktu 30 menit hingga enam jam, dan yang paling umum adalah mual dan muntah.

Baca Juga  Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Resmi Dibuka Mulai 25 Januari

Sood mengatakan ada beberapa keadaan risiko kontaminasi bakteri pada nasi yang disiapkan di antaranya saat nasi dingin perlahan atau telat didinginkan di lemari es, nasi berada di luar lemari es lebih dari dua jam, nasi yang disimpan berhari-hari dan nasi yang dihangatkan berkali-kali.

Meskipun nasi yang didinginkan di lemari es dapat melepas pati menjadi pati resisten yang merupakan jenis serat, dan memanaskannya kembali akan menurunkan kandungan kalori dan menjaga gula darah tetap stabil.

Baca Juga  BRI Kebon Jeruk Selenggarakan Kegiatan Senam Pagi Rutin untuk Jaga Kesehatan dan Kekompakan

“Pencegahan itu semua tentang waktu dan suhu,” ujar Dr. Sood.

Mengikuti langkah-langkah yang diberikan dapat menurunkan risiko nasi yang sudah disiapkan sebelumnya menjadi berbahaya bagi kesehatan.

Sood mengatakan waktu paling aman untuk mengonsumsi nasi yang sudah dimasak adalah dalam kurun waktu 24 hingga 48 jam, dan dipanaskan kembali sekali hingga benar-benar panas dan beruap.

Nasi juga sebaiknya didinginkan segera setelah dimasak, atau dipindahkan ke wadah lain dan dinginkan sekitar satu jam pada suhu 4 derajat Celsius.

 

Berita Terkait

Koramil 06/Tigaraksa Patroli Siskamling, Perkuat Keamanan Wilayah
Alex Sibti Buka Suara Keras, Kades Kronjo dan Dugaan Pungli Pulo Cangkir Jadi Sorotan Publik ‎ ‎
‎Camat Kresek Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Rancailat dan Rumah Roboh di Pasir Ampo
Perkuat Soliditas Pasca Lebaran, DPD Golkar Kabupaten Tangerang Gelar Halal Bihalal
Direktur Eredivisie: Pemain non-Eropa harus ajukan izin kembali masuk
BAZNAS Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Evaluasi dan Halal Bihalal Bersama UPZ se-Kabupaten
Lima Saksi Yang Dihadirkan JPU Terungkap Tidak Tahu Aliran Dana
Polresta Tangerang Siap Amankan Paskah, Pastikan Jemaat Ibadah dengan Khidmat

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 07:35 WIB

Koramil 06/Tigaraksa Patroli Siskamling, Perkuat Keamanan Wilayah

Jumat, 3 April 2026 - 17:08 WIB

Alex Sibti Buka Suara Keras, Kades Kronjo dan Dugaan Pungli Pulo Cangkir Jadi Sorotan Publik ‎ ‎

Jumat, 3 April 2026 - 16:46 WIB

‎Camat Kresek Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Rancailat dan Rumah Roboh di Pasir Ampo

Jumat, 3 April 2026 - 15:43 WIB

Perkuat Soliditas Pasca Lebaran, DPD Golkar Kabupaten Tangerang Gelar Halal Bihalal

Jumat, 3 April 2026 - 13:49 WIB

Direktur Eredivisie: Pemain non-Eropa harus ajukan izin kembali masuk

Berita Terbaru