Patroli Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 414.000 Batang Rokok Ilegal

Senin, 8 Desember 2025 - 05:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Tim patroli laut Bea Cukai Batam, Kepulauan Riau, kembali menggagalkan penyelundupan rokok ilegal tanpa pita cukai, kali ini di perairan Teluk Bintan, sebanyak 414.000 batang.

Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, dikonfirmasi di Batam, Kepulauan Riau, Minggu, ribuan batang rokok tanpa pita cukai itu diangkut menggunakan perahu cepat tanpa nama, menggunakan mesin Yamaha 2×200 PK.

“Penindakan ini merupakan hasil sinergi pengawasan dan tindak lanjut atas informasi masyarakat,” katanya.

Dia menjelaskan, penindakan ini terjadi dua hari berselang setelah penindakan serupa di perairan Pulau Ngenang, sebanyak 371.200 batang rokok ilegal diangkut menggunakan kapal pompong tanpa nama Senin (1/12).

Baca Juga  Pemerintah kaji skema haji tanpa antrean

Penindakan kali ini dilakukan oleh Tim Satgas Patroli BC 10029 saat berpatroli di wilayah perairan Pulau Lobam hingga Pulau Dompak pada Rabu (3/12).

Saat berpatroli, petugas Bea Cukai Batam mendapati kapal sasaran yang sesuai dengan informasi awal. Saat dilakukan pengejaran, kapal tersebut tidak kooperatif dengan membuang barang ke laut, serta melakukan manuver berbahaya di laut.

“Terjadi kejar-kejaran antara kapal terduga dengan Tim Satgas Patroli Bea Cukai,” kata dia.

Pengejaran dilanjutkan hingga kapal target mengandaskan diri di Pulau Tanjug Seboak.

“Saat kapal ditemukan dalam kondisi tanpa awak. Petugas sudah melakukan pencarian terhadap pelaku, namun terhambat kondisi gelap dan hutan bakau yang lebat,” kata Zaky.

Baca Juga  Milad ke-79 Ibu Megawati Soekarnoputri, H. Wawan Sumarwan: Teladan Bagi Demokrasi Indonesia

Tim lalu melakukan pemeriksaan kapal, ditemukan muatan berupa rokok tanpa dilekati pita cukai sebanyak 414.000 batang dari berbagai merk. Seperti merk UFO Mind sebanyak 272.000 batang, merk UFO Bold sebanyak 72.000 batang, merk Double Happiness sebanyak 60.000 batang, dan Shanghari sebanyak 10.000 batang.

Untuk selanjutnya, kapal beserta barang bukti diamankan di Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas juga mencari barang bukti yang dibuang ke laut. Perbuatan ini diduga melanggar UU Nomor 39/2007 tentang Cukai.

“Meski menghadapi situasi tidak kooperatif di lapangan, petugas Bea Cukai Batam tetap menjalankan tugas sesuai prosedur dan berhasil mengamankan sarana serta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Baca Juga  Akses Jalan Tak Ada, Pembangunan GSG RW 06 Bantar Panjang Disorot Tokoh Masyarakat Tigaraksa

Menurut dia, langkah tegas ini menjadi strategi berkelanjutan Bea Cukai Batam dalam menekan peredaran rokok ilegal yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat.

Ia uga mengimbau masyarakat untuk tidak memproduksi, mengedarkan, maupun memperjualbelikan rokok ilegal.

“Apabila masyarakat menemukan atau mencurigai peredaran rokok ilegal, agar segera menyampaikan informasi kepada Hotline Bea Cukai Batam di nomor 0877 4914 4577 untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Sepanjang periode Januari sampai Juli 2025, Bea Cukai Batam telah memusnahkan 336 ribu batang rokok terdiri atas berbagai merk.

Berita Terkait

Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Dua RDP : Soroti Sengketa Tanah, PTSL dan Minta Bapenda Lakukan Pembenahan
Soroti Lambatnya Pengurusan PTSL di BPN, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Imam Sucipto Kawal Ketat Aspirasi Warga Sukabakti
Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Fasilitasi RDP Soal Sengketa Tanah di Gembong dan PTSL Warga Sukabakti
Pasangan Kekasih Yang Membuang Bayi di Tamansari Ditangkap Polisi
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Buka Seleksi Entrepreneur Hub 2026
Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Pemkab Tangerang Tuntaskan Program Aspontren dan Sanitren
Pemkab Tangerang Luncurkan Beasiswa Madrasah Gemilang
Aksi Nyata DPC PKB Kab. Tangerang: Bagikan 10.000 Masker Gratis untuk Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:25 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Dua RDP : Soroti Sengketa Tanah, PTSL dan Minta Bapenda Lakukan Pembenahan

Rabu, 9 September 2026 - 20:31 WIB

Soroti Lambatnya Pengurusan PTSL di BPN, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Imam Sucipto Kawal Ketat Aspirasi Warga Sukabakti

Rabu, 9 September 2026 - 19:16 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Fasilitasi RDP Soal Sengketa Tanah di Gembong dan PTSL Warga Sukabakti

Rabu, 9 September 2026 - 18:24 WIB

Pasangan Kekasih Yang Membuang Bayi di Tamansari Ditangkap Polisi

Rabu, 9 September 2026 - 15:47 WIB

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Buka Seleksi Entrepreneur Hub 2026

Berita Terbaru