Penglihatan Kabur Jangan Dianggap Sepele, Dokter Spesialis Mata RSUD Tigaraksa Jelaskan Kelainan Refraksi

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABUMI.COM – (Advetorial) Penglihatan yang jelas sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari belajar, bekerja, hingga berkendara. Namun, tidak sedikit masyarakat yang menganggap penglihatan kabur sebagai hal biasa dan menunda pemeriksaan mata. Padahal, kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya kelainan refraksi, yaitu salah satu penyebab gangguan penglihatan yang paling sering ditemukan pada masyarakat. Gangguan penglihatan dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam beraktivitas, menurunkan produktivitas, bahkan mengurangi kualitas hidup apabila tidak ditangani dengan baik.

Kelainan refraksi terjadi ketika cahaya yang masuk ke mata tidak dapat difokuskan dengan tepat pada retina sehingga objek terlihat kabur. Kondisi ini meliputi rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), mata silinder (astigmatisme), dan kondisi mata setelah usia 40 tahun (presbiopia) yang umumnya ditandai dengan kesulitan melihat atau membaca pada jarak dekat. Kelainan refraksi dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak, remaja, orang dewasa, maupun lanjut usia.

Baca Juga  PSSI Umumkan Skuad Final Timnas U22 Untuk SEA Games 2025

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Penglihatan kabur saat melihat jauh atau dekat.
  • Sering menyipitkan mata untuk melihat lebih jelas.
  • Mata cepat lelah saat membaca atau menggunakan gawai.
  • Sakit kepala setelah melakukan aktivitas yang membutuhkan fokus penglihatan dalam waktu lama.
  • Pada anak-anak, sering duduk terlalu dekat saat menonton televisi atau kesulitan melihat tulisan di papan tulis.

Kelainan refraksi dapat disebabkan oleh bentuk bola mata yang tidak ideal, kelengkungan kornea yang tidak normal, faktor keturunan, maupun perubahan lensa mata akibat pertambahan usia.

Kabar baiknya, sebagian besar kelainan refraksi dapat dikoreksi sehingga penglihatan menjadi lebih jelas dan nyaman. Penanganan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menggunakan kacamata sesuai hasil pemeriksaan mata.
  • Menggunakan lensa kontak sesuai anjuran tenaga kesehatan.
  • Menjalani tindakan medis tertentu sesuai rekomendasi dokter spesialis mata.
Baca Juga  Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, gelar Sosialisasi Bank Sampah

Untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah gangguan penglihatan semakin berat, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah berikut:

  • Membatasi penggunaan gawai secara berlebihan.
  • Mengistirahatkan mata secara berkala saat bekerja di depan layar.
  • Menerapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke objek berjarak sekitar 20 kaki atau 6 meter selama 20 detik.
  • Memperbanyak aktivitas di luar ruangan, terutama pada anak-anak.
  • Melakukan pemeriksaan mata secara rutin.

Pemeriksaan sejak dini sangat penting untuk mencegah gangguan penglihatan yang dapat memengaruhi kualitas hidup. Poliklinik Mata RSUD Tigaraksa melayani pemeriksaan dan konsultasi bersama dokter spesialis mata melalui layanan pasien umum pada jadwal praktik berikut ini :

Baca Juga  Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Brebes Salurkan 105.000 Benih Kakap Putih untuk Pokdakan
Nama Dokter Hari Layanan Jam Pelayanan
dr. Ricki, Sp.M Senin, Rabu dan Kamis 08.00 s.d 12.00

Untuk informasi lengkap terkait layanan dan fasilitas RSUD Tigaraksa masyarakat dapat menghubungi call center RSUD Tigaraksa pada nomor 0852-1361-7014 serta mengakses informasi melalui Instagram resmi RSUD Tigaraksa (@rsud.tigaraksa) dan website (rsudtigaraksa.tangerangkab.go.id)

Dengan tata nilai “TERBAIK”, RSUD Tigaraksa terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kabupaten Tangerang.

Sumber Referensi:

Berita Terkait

Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten
HUT ke-3 Lensabumi.com, Dorong Pers Tetap Berintegritas di Tengah Disrupsi Artificial Intelligence
1.095 Personel Disiagakan Untuk Pengamanan Unjuk Rasa Di Jakarta Pusat
12 Situs Palestina Masuk Daftar Sementara Warisan Dunia UNESCO
Hari ke-11 Penanganan Kebakaran, Bupati Tangerang Pastikan TPA Jatiwaringin Padam Total
Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Kabupaten Tangerang Gelar Job Fair Naker Fest 2026
Rudi Hartono Kadis Perikanan Hadiri Muscab HNSI Kab. Tangerang
ITDC: Pelibatan UMKM di ajang MotoGP 2026 tetap prioritas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:17 WIB

1.095 Personel Disiagakan Untuk Pengamanan Unjuk Rasa Di Jakarta Pusat

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:46 WIB

12 Situs Palestina Masuk Daftar Sementara Warisan Dunia UNESCO

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:19 WIB

Hari ke-11 Penanganan Kebakaran, Bupati Tangerang Pastikan TPA Jatiwaringin Padam Total

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:51 WIB

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Kabupaten Tangerang Gelar Job Fair Naker Fest 2026

Berita Terbaru