Tangerang, Lensabumi.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 dengan menggelar rangkaian kegiatan sosial santunan anak yatim dan seminar jurnalistik, Sabtu, 8 Agustus 2026, di Gedung Serba Guna (GSG) Kelurahan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Mengusung tema Disrupsi Jurnalistik di Era Artificial Intelligence: Menjaga Integritas, Etika, dan Profesionalisme Pers. Kegiatan ini menjadi momentum bagi Lensabumi.com untuk memperkuat komitmen terhadap profesionalisme pers sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan HUT ke-3 Lensabumi.com diawali dengan santunan anak yatim, kemudian dilanjutkan dengan seminar yang membahas perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan dampaknya terhadap dunia jurnalistik.

Seminar menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tangerang Heriyanto, serta Pimpinan PT Dinamika Inti Tama Agus Widodo dan Pimpinan Redaksi Lensabumi.com, Bagas Jalannya diskusi dipandu oleh Oktaviana Azalia selaku moderator.
AI dan Perubahan Dunia Jurnalistik
Perkembangan Artificial Intelligence telah membawa perubahan besar dalam industri media dan praktik jurnalistik. Teknologi AI dapat membantu insan pers dalam berbagai proses kerja, mulai dari pengolahan data, transkripsi wawancara, pencarian informasi, hingga mendukung proses produksi konten, namun kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan baru.
Kecepatan produksi informasi tidak boleh mengorbankan prinsip dasar jurnalistik, seperti akurasi, verifikasi, keberimbangan, independensi dan tanggung jawab kepada publik.
Dalam kondisi tersebut, wartawan dituntut tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memahami risiko penggunaan AI dalam produksi dan penyebaran informasi.
Integritas dan Etika Tetap Menjadi Landasan
Seminar tersebut menekankan bahwa teknologi AI harus diposisikan sebagai alat bantu dalam pekerjaan jurnalistik, bukan sebagai pengganti tanggung jawab wartawan dan redaksi.
Setiap informasi yang akan dipublikasikan tetap membutuhkan proses verifikasi dan konfirmasi. Wartawan juga harus memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada masyarakat berasal dari sumber yang dapat dipercaya serta tidak menyesatkan publik.
Terlebih di tengah maraknya penyebaran informasi melalui media sosial, tantangan media bukan hanya bagaimana menjadi yang tercepat dalam menyampaikan berita, tetapi bagaimana menjadi media yang terpercaya dan bertanggung jawab.
Karena itu, integritas, etika, dan profesionalisme menjadi modal utama yang harus terus dipertahankan oleh insan pers.

Ketua KWRI Kabupaten Tangerang Heriyanto menjadi salah satu narasumber dalam seminar tersebut. Kehadirannya memberikan perspektif organisasi wartawan mengenai perkembangan dunia pers di tengah perubahan teknologi dan ekosistem media digital.
Pembahasan diarahkan pada pentingnya peningkatan kapasitas wartawan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan kode etik jurnalistik dan prinsip-prinsip pers.

Sementara itu, dari perspektif dunia usaha turut disampaikan oleh Pimpinan PT Dinamika Inti Tama Agus Widodo, S.H., khususnya mengenai pentingnya profesionalisme, kemampuan beradaptasi dan pemanfaatan teknologi dalam menghadapi perubahan lingkungan kerja di era digital.
Adapun Pimpinan Redaksi Lensabumi.com Bagas, memberikan perspektif dari sisi pengelolaan media dan tantangan redaksi dalam menjaga kualitas pemberitaan di tengah perkembangan teknologi AI.

Diskusi yang dipandu Oktaviana Azalia berlangsung dengan membahas berbagai persoalan aktual mengenai masa depan jurnalistik, penggunaan AI, tanggung jawab redaksi, serta pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media.
Memasuki usia ke-3, Lensabumi.com tidak hanya menjadikan momentum ulang tahun sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai kesempatan untuk melakukan refleksi dan memperkuat komitmen dalam menjalankan fungsi pers.
Selama perjalanan tiga tahun, Lensabumi.com terus berupaya hadir sebagai media yang menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan mengedepankan prinsip jurnalistik dan kepentingan publik.
Di tengah perubahan teknologi yang berlangsung cepat, media dituntut mampu beradaptasi tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai jurnalistik.

Menatap Masa Depan Pers
Memasuki tahun keempat, Lensabumi.com menyadari bahwa tantangan dunia jurnalistik akan semakin kompleks. Perkembangan AI, media sosial, jurnalisme digital dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat menuntut insan pers untuk terus meningkatkan kompetensi.
Namun demikian, perkembangan teknologi tidak boleh menggeser nilai fundamental jurnalistik. Integritas, etika, independensi, akurasi, keberimbangan dan profesionalisme tetap menjadi fondasi utama pers.
Melalui seminar HUT ke-3 ini, Lensabumi.com berharap lahir pemahaman bersama bahwa AI harus dimanfaatkan secara bijak untuk mendukung kemajuan jurnalistik, sekaligus tetap menjaga kualitas dan kepercayaan publik.






