Polri bongkar kasus peredaran narkoba di tempat hiburan di Jaksel

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil membongkar kasus dugaan peredaran narkoba di sebuah tempat hiburan di Jakarta Selatan yang berinisial WR.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa pihaknya menetapkan lima tersangka dalam kasus ini, yaitu FR selaku bandar, ES alias Ewing selaku bandar, RE selaku supervisor, MHN alias Sean selaku captain room, dan RF alias Kiki selaku selaku pelayan.

Ia menjelaskan kasus ini mulai terungkap saat Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mendapatkan informasi adanya peredaran narkotika. Usai dilakukan penyelidikan, diketahui tempat hiburan malam yang terdapat peredaran narkotika adalah WR.

Baca Juga  75 Persen Baterai EV Bekas China Didaur Ulang Bengkel Ilegal

Tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC kemudian melakukan penyelidikan bersama dengan seorang aset penyamaran.

Aset penyamaran, ungkap dia, pada awalnya memanggil seorang pelayan berinisial RF alias Kiki untuk melakukan undercover buy. Namun, pelayan tersebut mengaku tidak tahu dan langsung menemui MHN alias Sean selaku captain.

Setelah dihubungi Kiki, Sean langsung menghubungi RE selaku supervisor. Mengetahui hal tersebut, RE menghubungi FR dan menyampaikan bahwa ada pesanan dari tamu.

Beberapa saat kemudian, FR datang dengan membawa sejumlah narkoba. Ia pun langsung diamankan oleh penyidik.

“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan barang narkotika jenis ekstasi warna pink berjumlah 10 butir yang dibungkus di dalam plastik klip serta dua buah pods yang diduga berisi cairan etomidate,” katanya.

Baca Juga  Raker DKKT 2026: Dibawah Komando Hj. Aida Hubaedah, Seni Budaya Kabupaten Tangerang Semakin Gemilang

Dari interogasi FR, diketahui bahwa ia mendapatkan barang haram itu dari temanya yang berinisial ES alias Ewing.

“Ewing merupakan orang yang mengajak kerja FR ke tempat hiburan malam WR untuk mengantar barang narkotika ke dalam room yang dipesan oleh tamu,” ucap Eko.

Adapun Ewing mendapatkan barang Narkotika yang dijualnya di WR dari seorang UKM.

Selain itu, menurut keterangan FR, pada saat Ewing menerima sejumlah narkotika dari UKM tersebut, Ewing dan FR membagi dua barang haram yang didapatkan.

Kemudian, mereka menyimpannya di dalam masing masing brankas milik Ewing dan FR untuk diedarkan di tempat hiburan malam WR. Uang hasil penjualan tersebut disimpan kembali ke dalam masing-masing brankas.

Baca Juga  Jadwal Timnas U22 Indonesia di SEA Games 2025

“Dari hasil Interogasi awal terhadap Ewing, Ewing mendapatkan barang tersebut dari seorang UKM yang disebut sebagai Koko. FR dan Ewing diberi upah oleh Koko sebesar Rp15 juta,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan penggeledahan pada ruangan-ruangan di WR, ditemukan sisa serbuk ketamin dan balon untuk gas whipping yang bekas digunakan oleh pengunjung. Selain itu, ditemukan pula balon dan gas whipping di dapur.

Eko juga mengungkapkan bahwa pihaknya sebelumnya pernah melakukan operasi pengungkapan operasi peredaran narkoba di WR.

Untuk langkah selanjutnya, ia mengatakan bahwa para tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Direktorat Narkoba Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus

Berita Terkait

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026
Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan
Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Tim Basket Putra Maksimalkan Kesempatan Ikuti Asian Games 2026
Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan
Jaga Keselamatan Warga, KemenPU Ganti Jembatan Apung Sungai Wulan dengan Jembatan Gantung

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WIB

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026

Minggu, 6 September 2026 - 19:19 WIB

Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan

Minggu, 6 September 2026 - 14:22 WIB

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 09:36 WIB

Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:23 WIB

Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah

Berita Terbaru