“Untuk sementara para murid terpaksa belajar di tenda darurat, karena sebagian besar gedung sekolah mereka sudah rusak akibat terjangan banjir bandang akhir tahun lalu,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Aceh Barat Teuku Putra Azmisyah Selasa (9/6/2026)

Baca Juga  H. Wawan Sumarwan Hadiri RAT Kopdes Merah Putih Kutruk, Berikan Apresiasi Tinggi atas Capaian SHU

Ia mengatakan selama ini para murid terpaksa belajar di tenda darurat, karena mereka tidak memiliki pilihan lain untuk bisa belajar, akibat sekolah yang ada sama sekali tidak bisa digunakan.

Meski harus belajar dalam tenda darurat, kata dia, para siswa tetap nyaman mengikuti proses kegiatan belajar termasuk mengikuti ujian, yang sudah tuntas dilaksanakan pada Senin (8/6) lalu.

Baca Juga  BUMDes Pasir Barat Sukses Panen Perdana Telur Ayam, Camat Jambe Terkejut dan Beri Apresiasi Tinggi

Teuku Putra Azmisyah mengatakan selama ini para siswa di lokasi bencana turut diajarkan oleh para guru yang selama ini berdomisili di desa setempat atau berada tidak jauh dari lokasi sekolah, sehingga tidak mengalami kendala berarti dalam proses belajar mengajar.

Sebagai solusi jangka panjang Disdik Kabupaten Aceh Barat juga telah melaporkan kerusakan gedung sekolah tersebut ke dalam sistem pelaporan dampak bencana dan diharapkan bangunan sekolah di daerah tersebut dapat dibangun dalam tahun ini.

Baca Juga  Matangkan Perencanaan, Tim Gabungan Survei Lokasi TMMD Sengkuyung TA 2027 di Desa Parereja

“Informasi yang kami peroleh, SDN Alue Lhok, Kecamatan Pante Ceureumen, yang rusak ini akan dibangun tahun ini oleh pemerintah pusat. Kita doakan saja semoga semuanya berjalan lancar,” kata Teuku Putra Azmisyah.