Rosan Roeslani Minta Audit Total Usai Tabrakan Kereta Bekasi, 14 Orang Tewas

Selasa, 28 April 2026 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang menelan korban jiwa. Ia menegaskan Danantara akan mendorong evaluasi menyeluruh, terutama pada sistem keselamatan perkeretaapian yang kembali disorot usai tragedi berdarah itu.

Rosan menegaskan pihaknya akan meninjau ulang sistem keselamatan transportasi, khususnya sektor perkeretaapian. Ia menilai audit menyeluruh menjadi langkah penting agar jalur publik tidak berubah menjadi lorong petaka.

“Pertama-tama kita sangat prihatin dengan kecelakaan kereta api yang kemarin malam terjadi, dan kita akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap, terutama, keselamatan segala sistem yang ada dan memang kita selalu mengevaluasi secara menyeluruh,” ujar Rosan kepada wartawan di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Baginya, keselamatan harus berdiri di posisi paling depan dalam sistem transportasi publik. Kenyamanan memang penting, tetapi keselamatan tetap menjadi pagar pertama yang tak boleh jebol.

Baca Juga  Bupati Tangerang 'Semprot' Satpol PP Soal Apel Pagi

Keselamatan Harus Jadi Prioritas

Menurut Rosan, transportasi publik harus memberi rasa aman, bukan justru membuat penumpang menebak nasib di tengah perjalanan. Karena itu, evaluasi tidak boleh berhenti di ruang rapat, tetapi harus turun sampai ke rel paling ujung.

“Karena keselamatan itu kan memang adalah hal yang paling utama dalam rangka kita, selain meningkatkan kenyamanan, tapi keselamatan adalah yang nomor satu,” kata dia.

Pesan Rosan menegaskan satu hal sederhana. Pemerintah dan operator harus membenahi sistem secara serius. Di jalur padat seperti Bekasi, satu celah kecil bisa berubah jadi lubang besar yang menelan banyak nyawa.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 14 orang meninggal dunia hingga Selasa (28/4/2026) pukul 08.45 WIB. Sementara itu, 84 orang lainnya mengalami luka-luka akibat tabrakan tersebut.

Baca Juga  H.Yaya Amsori Wakil Ketua DPC Partai DEMOKRAT Kabupaten Tangerang Salurkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Banjir Desa Pasir Bolang

Angka itu menjadi potret paling pahit dari insiden di Bekasi Timur. Di balik dentuman besi yang saling menghantam, puluhan keluarga mendadak harus menelan kabar paling getir.

KAI Tanggung Seluruh Biaya Korban

PT KAI memastikan seluruh biaya penanganan korban. Perusahaan akan menanggung biaya pengobatan korban luka dan biaya pemakaman korban meninggal bersama pihak asuransi.

Langkah ini memberi sedikit ruang napas bagi keluarga korban yang masih berjibaku dengan duka dan proses pemulihan. Setidaknya, urusan biaya tidak ikut menambah sesak di tengah luka yang masih basah.

Petugas mengevakuasi korban luka ke sejumlah fasilitas kesehatan. Tim medis merawat korban di RSUD Bekasi dan RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.

Selain rumah sakit pemerintah, tim medis juga menangani korban di sejumlah rumah sakit swasta di wilayah Bekasi. Mereka merawat korban di RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Baca Juga  Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan, DPC KWRI Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Sebaran rumah sakit ini mempercepat penanganan agar korban tidak menumpuk di satu titik. Saat waktu berpacu dengan luka, rumah sakit harus bergerak seperti simpul yang saling menyambung.

KAI Buka Posko Darurat untuk Keluarga Korban

Untuk membantu keluarga korban, KAI membuka Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur. KAI juga meminta keluarga korban menghubungi layanan pelanggan 121 agar mereka bisa memperoleh informasi terbaru.

Posko ini menjadi titik tanya sekaligus tempat berharap bagi keluarga yang masih mencari kabar. Di tengah kepanikan yang belum benar-benar reda, informasi yang cepat dan jelas menjadi hal paling dibutuhkan.

Berita Terkait

Gebrakan Baru! Ketua KWRI Hadirkan Dewan Ustur Ubadi dalam Dialog Strategis Agenda Reses
Dampingi Asda 1 M. Nur Rojab Lepas 383 Jamaah Haji Menuju Tanah Suci
Pembangunan Sekolah Rakyat Brebes Dikebut, Jembatan Bailey Dipasang untuk Lancarkan Akses
Polresta Tangerang Tangkap Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual di Sukadiri
Bupati Tangerang Resmikan Masjid Madinatul Umidiah Desa Bojong Renged Teluknaga
Bupati Tangerang Harap Perusahaan Bantu Masyarakat Perbaiki Jalan ‎ ‎
Bupati Tangerang Ajak Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah di Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30
Bupati Tangerang Lepas 393 Jamaah Haji Kloter 5 JKB, Pastikan Kondisi Sehat dan Siap Berangkat

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 08:05 WIB

Gebrakan Baru! Ketua KWRI Hadirkan Dewan Ustur Ubadi dalam Dialog Strategis Agenda Reses

Selasa, 28 April 2026 - 22:11 WIB

Rosan Roeslani Minta Audit Total Usai Tabrakan Kereta Bekasi, 14 Orang Tewas

Selasa, 28 April 2026 - 11:29 WIB

Dampingi Asda 1 M. Nur Rojab Lepas 383 Jamaah Haji Menuju Tanah Suci

Selasa, 28 April 2026 - 06:32 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Brebes Dikebut, Jembatan Bailey Dipasang untuk Lancarkan Akses

Senin, 27 April 2026 - 19:47 WIB

Polresta Tangerang Tangkap Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual di Sukadiri

Berita Terbaru