Serap Aspirasi: H. Wawan Sumarwan Soroti Masalah Bansos di Desa Sukamanah
TANGERANG – Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Wawan Sumarwan, S.H., kembali turun ke masyarakat dalam agenda reses untuk menyerap aspirasi warga di Desa Sukamanah, Kabupaten Tangerang.
Dalam pertemuan tersebut, persoalan pemerataan Bantuan Sosial (Bansos) menjadi isu utama yang dikeluhkan oleh masyarakat setempat. Jumat (06/02/26).
Sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait ketidaktepatan sasaran distribusi bansos yang seringkali belum menyentuh keluarga yang benar-benar membutuhkan. Warga berharap adanya pemutakhiran data penerima agar program bantuan pemerintah pusat maupun daerah dapat dirasakan secara adil dan merata.
Dina, salah satu warga Desa sukamanah mengeluhkan terkait permasalahan Bantuan Sosial (Bansos) yang dinilai tidak tepat sasaran.
Ia mengungkapkan kekecewaannya karena daftar penerima manfaat dinilai “itu-itu saja” tanpa ada pembaruan data yang signifikan. Ironisnya, di lapangan ditemukan kasus di mana individu yang memiliki dua mobil mewah alias Cenghar, masih terdaftar sebagai penerima bantuan.
“Ada warga yang punya mobil dua, tidak mengajukan nama, tapi tiba-tiba muncul sebagai penerima. Padahal banyak lansia yang hidup sebatang kara di sini malah tidak terdaftar,” ujar Dina.
Menanggapi hal tersebut, H. Wawan Sumarwan menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi yang masuk. Ia menyatakan bahwa masalah data kemiskinan dan distribusi bansos akan menjadi prioritas untuk disampaikan dalam rapat paripurna dan dikoordinasikan dengan dinas terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten.
”Setiap masukan dari warga Sukamanah, terutama mengenai bansos, akan kami tampung dan perjuangkan agar ada solusi nyata. Kami ingin memastikan hak-hak masyarakat kurang mampu terpenuhi melalui pengawasan distribusi yang lebih ketat,” ujar Wawan dalam sambutannya.
Selain masalah bansos, kegiatan reses ini juga membahas terkait permasalahan di sektor Kesehatan, perkuat ketahanan pangan di sektor pertanian dan pemberdayaan ekonomi kreatif.
Kehadiran Politisi Partai PDI Perjuangan ini disambut antusias oleh tokoh masyarakat dan warga yang berharap kunjungan kerja ini membawa perubahan positif bagi pembangunan di wilayah mereka.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana Wawan mencatat poin-poin krusial untuk dijadikan bahan laporan masa persidangan guna direalisasikan dalam kebijakan anggaran mendatang. (Bagas)








