LENSABUMI.COM
TANGERANG – Aksi Solidaritas Tanpa Batas ditunjukkan oleh jajaran RSUD Tigaraksa dengan mengirimkan bantuan logistik secara langsung untuk mendukung tim gabungan yang sedang berjibaku memadamkan sisa api dan kepulan asap akibat kebakaran hebat satu pekan terakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang. Jumat 10 Juli 2026.

Direktur RSUD Tigaraksa, dr. Muhammad Faridzi Fikri, MKM menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan respon rumah sakit untuk menjaga kesehatan fisik para petugas. Ratusan personel dari Damkar, Manggala Agni Kemenhut, TNI, Polri, hingga relawan membutuhkan proteksi serta asupan nutrisi ekstra setelah berhari-hari terpapar asap pekat berbahaya dan suhu panas ekstrem di lokasi.
”Petugas yang berada di garis depan pemadaman memiliki risiko sangat tinggi terkena gangguan pernapasan (ISPA) dan dehidrasi berat, ” ujar dr. Faridz.
Meski Kebakaran TPA Jatiwaringin sudah dinyatakan 100 persen padam, namun, Sebagai institusi kesehatan, kami memasok logistik esensial agar stamina dan imunitas tubuh mereka tidak tumbang di lapangan.
Bantuan yang disalurkan oleh tim RSUD Tigaraksa terdiri dari, Susu steril: Berperan penting untuk membantu detoksifikasi atau menetralkan dampak buruk paparan gas dan racun dari asap sampah yang terhirup.
Air mineral: Menjaga hidrasi tubuh para petugas pemadam yang rawan mengalami kelelahan ekstrem akibat cuaca panas dan radiasi api.
Masker: Alat pelindung diri utama untuk meminimalkan partikel debu halus dan gas berbahaya masuk ke saluran pernapasan saat proses pembasahan lahan.
Buah-buahan segar: Memasok kandungan vitamin C dan antioksidan alami guna mendongkrak daya tahan tubuh.
Langkah responsif dari pihak rumah sakit daerah ini diharapkan dapat meringankan beban sekaligus memompa semangat juang para petugas di TPA Jatiwaringin yang kini tengah merampungkan fase pendinginan intensif pasca-kebakaran.
Melalui aksi nyata ini, RSUD Tigaraksa menegaskan komitmennya bahwa misi kemanusiaan dan pelayanan kesehatan harus selalu hadir di tengah-tengah situasi krusial masyarakat Kabupaten Tangerang. (Gass






