Stiphodon annieae merupakan ikan gobi air tawar jenis baru yang ditemukan pertama kali di Sungai Wosea, Desa Sawai, Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada 22 Januari 2010. Penemuan ini merupakan hasil riset bareng BRIN dan Museum National d’ Histoire Naturelle Paris, Prancis.
Dikutip dari laporan Philippe Keith dan Renny K. Hadiaty berjudul “Stiphodon annieae, a new species of freshwater goby from Indonesia (Gobiidae)” tahun 2014. Dijelaskan bahwa jenis ini memiliki 14 sirip dada, 9 sirip punggung, namun tidak ada sisik di kepala dan leher. Warna khas jantan merah cerah, berbintik dengan pola biru di punggung.
“Stiphodon ada sekitar 30 spesies dan terdistribusi dari Jepang selatan, Indonesia, Sri Lanka hingga New Caledonia dan Polinesia Prancis,” jelas laporan tersebut.
Dosen Fakultas Perikanan Universitas Khairun Ternate, iwan kader dalam bukunya “Ikan Amphidromus Perairan Maluku Utara” terbitan 2025, menjelaskan jenis ini memiliki siklus hidup menarik. Larva yang menetas menuju laut dan kembali ke air tawar saat dewasa untuk berkembang biak.
Iwan juga meneliti jenis amphidromus di Desa Sawai Weda, Samo Halmahera Selatan, dan Kali Tiabo Galela, Halmahera Utara. Hasilnya, dia menemukan 12 spesies amphidormus dua diantaranya Stiphodon tetapi bukan S. anieae
“Kami temukan di lokasi yang sama namun jenisnya berbeda, yaitu Stiphodon semoni dan atratus,” jelasnya, akhir Desember 2025.








