lensabumi.com – Nama Toyota RAV4 mendadak raib dari website resmi Toyota Indonesia. Padahal, SUV berteknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) itu sempat meluncur di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 dan mencuri perhatian.
Lalu, apakah Toyota benar-benar menyuntik mati RAV4 di Tanah Air?
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, memastikan Toyota masih membuka pemesanan RAV4 untuk konsumen Indonesia. Artinya, RAV4 belum benar-benar angkat kaki.
“Jadi bukannya discontinue, tapi itu nanti akan kita bantu customer-nya based on request,” kata Henry beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Toyota memasarkan RAV4 dengan harga Rp 1,15 miliar on the road (OTR) Jakarta. Harga itu memang menempatkan RAV4 di segmen premium, sehingga pasarnya pun tidak seluas SUV konvensional.
RAV4 Generasi Terbaru Sudah Meluncur Global
Secara global, Toyota sudah memperkenalkan RAV4 generasi terbaru atau generasi keenam pada Mei 2025. Tujuh bulan kemudian, Toyota resmi meluncurkan model tersebut di Jepang.
Di Negeri Sakura, Toyota hanya menawarkan RAV4 dalam versi plug-in hybrid (PHEV) dan GR Sport. Versi hybrid mengusung mesin 2.5 liter A25A-FXS yang mampu menghasilkan tenaga 186 PS pada 6.000 rpm dan torsi 221 Nm di rentang 3.600–5.200 rpm. Toyota memadukan mesin itu dengan transmisi e-CVT.
Toyota juga mengklaim konsumsi BBM RAV4 berada di kisaran 22,5–22,9 km/liter. Selain itu, sistem E-Four mengatur distribusi tenaga depan dan belakang secara presisi, mulai dari 100:0 hingga 20:80. Sistem ini juga menyediakan mode Trail dan Snow untuk menyesuaikan kondisi jalan.
Dengan spesifikasi tersebut, wajar jika publik bertanya: apakah Toyota akan membawa RAV4 terbaru ini ke Indonesia?
Sinyal dari IIMS 2026
Toyota memastikan akan membawa tiga produk elektrifikasi terbaru ke ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang berlangsung pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
“Kita bawa 3 produk elektrifikasi, kita akan mulai jualan Veloz Hybrid, dan ada satu produk GR kita di IIMS,” ujar Vice President PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto di Jakarta Selatan, Senin (26/1/2026).
Meski belum menyebut RAV4 secara gamblang, Toyota terus memantau perkembangan pasar PHEV di Indonesia. Sepanjang 2025, pasar mencatat penjualan 5.270 unit mobil PHEV.








