Stabilisasi Harga Pangan Jelang Ramadan, Pemkab Brebes Gelar Pasar Murah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Lensabumi.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, saat kebutuhan dapur meningkat dan kekhawatiran harga melonjak, Pemerintah Kabupaten Brebes bergerak cepat melalui kegiatan Pasar Murah. Langkah tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Kegiatan dibuka Wakil Bupati Brebes Wurja SE, di halaman Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes, Jumat (13/2/2026).

Wurja menegaskan bahwa pasar murah merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, terutama kelompok rentan yang paling terdampak ketika harga kebutuhan pokok naik.

“Kegiatan ini merupakan upaya nyata Pemerintah Kabupaten Brebes dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mengendalikan inflasi daerah, khususnya menjelang bulan suci Ramadan yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan dan harga bahan pokok,” ujarnya.

Wurja menyampaikan, pemerintah tidak ingin masyarakat menghadapi Ramadan dengan rasa cemas terhadap lonjakan harga. Karena itu, intervensi melalui pasar murah menjadi salah satu instrumen penting menjaga daya beli rakyat.

Baca Juga  Dadan Hindayana Kepala BGN Dijemput Kejagung

Tak hanya menyediakan bahan pangan dengan harga lebih rendah dari pasaran, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan program Gerimis Telur (Gerakan Minum Susu dan Makan Telur) yang diinisiasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes. Program tersebut mendorong peningkatan konsumsi telur dan susu sebagai sumber protein hewani yang mudah diakses, terjangkau, dan bernilai gizi tinggi.

Menurut Wurja, Gerimis Telur menjadi strategi penting dalam memperbaiki gizi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan keluarga rentan. Program ini juga bagian dari upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Brebes.

“Kita berharap anak-anak Brebes tumbuh sehat, cerdas, dan kuat sebagai generasi penerus pembangunan daerah,” katanya.

Wurja juga menekankan, pasar murah berfungsi sebagai sarana edukasi agar masyarakat semakin sadar memilih produk pangan asal hewan yang memenuhi prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal), sekaligus meningkatkan konsumsi protein hewani.

Baca Juga  Kebakaran TPA Jatiwaringin: Lembaga Satu Bumi Desak Pemerintah Lakukan Langkah Konkret

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes drh Ismu Subroto menjelaskan, menjelang Ramadan kebutuhan bahan pangan pokok cenderung meningkat dan sering diikuti kenaikan harga serta potensi gangguan pasokan.

“Kondisi tersebut dapat berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah,” jelasnya.

Karena itu, lanjut Ismu, pihaknya memandang perlu langkah konkret untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan asal hewan, sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

Dalam kegiatan ini disediakan sebanyak 1.355 paket sembako. Selain itu, tersedia pula paket Lampah berisi satu ekor ayam dan satu kilogram telur ayam, daging sapi, beras SPHP, beras premium, beras Gapoktan, minyak goreng, gula pasir, serta berbagai komoditas lainnya.

Pemerintah Kabupaten Brebes juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkolaborasi, di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, Dinas Perikanan Kabupaten Brebes, Perum BULOG Cabang Tegal, PT Charoen Pokphand Indonesia, PT Sahabat Pangan Sejahtera, Gapoktan, serta para pelaku UMKM. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai menjadi kunci pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Baca Juga  Realisasi Pendapatan Melampaui Target, Bupati Tangerang Serahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD

Di antara warga yang mengantre, Sukarti (61), warga Desa Krasak, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia mengatakan, menjelang Ramadan harga kebutuhan pokok hampir selalu mengalami kenaikan.

“Ini sangat membantu warga seperti saya,” ujarnya singkat.

Sukarti berharap, kegiatan serupa dapat digelar lebih sering agar masyarakat kecil semakin terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para Kepala OPD Kabupaten Brebes, perwakilan Bank Indonesia Tegal, Kepala Perum Bulog Tegal, Camat Brebes, Lurah Brebes, Lurah Gandasuli, serta warga sekitar.

Berita Terkait

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan
Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi
Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan
Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Karya Warga Binaan Lapas Brebes Dilirik Pengunjung, dari Gantungan Kunci hingga Rak Pot

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Berita Terbaru

Berita

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:57 WIB

Berita

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:16 WIB