Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah

Sabtu, 5 September 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalapas Brebes, Mudo Mulyanto memberikan sambutan kegiatan seminar. Foto: ist

Kalapas Brebes, Mudo Mulyanto memberikan sambutan kegiatan seminar. Foto: ist

Brebes, Lensabumi.com – Kesempatan untuk berubah selalu terbuka bagi setiap orang. Pesan tersebut menjadi semangat dalam pelaksanaan Seminar Motivasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes, Jumat (4/9).

Mengusung tema “Mentalitas Rajawali”, kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Yayasan Sinar Kemuliaan Tegal dan Lentera Anak Bangsa Cerdas ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan kepribadian, khususnya dalam membangun pola pikir positif, ketangguhan mental, serta motivasi WBP untuk menata kehidupan yang lebih baik.

Seminar motivasi ini diikuti oleh 25 WBP. Turut hadir Kepala Lapas Kelas IIB Brebes Mudo Mulyanto, jajaran pejabat manajerial, serta lima perwakilan Yayasan Sinar Kemuliaan Tegal dan Lentera Anak Bangsa Cerdas sebagai pemateri dan pendamping kegiatan.

Saat membuka kegiatan, Kalapas Mudo Mulyanto menekankan bahwa masa menjalani pembinaan harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan perubahan. Menurutnya, setiap WBP memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Baca Juga  Jalan Lingkungan Dibangun, Warga Desa Pasanggrahan Apresiasi Kinerja Kades Agus Setiyantoro

Kami menyadari bahwa keberhasilan pembinaan Warga Binaan tidak hanya ditentukan oleh pembinaan fisik maupun keterampilan, tetapi juga sangat bergantung pada kekuatan mental, pembentukan kepribadian, dan tumbuhnya motivasi untuk berubah. Karena itu, kami terus mendorong agar setiap Warga Binaan memiliki keyakinan bahwa dirinya mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan memiliki masa depan yang lebih positif setelah kembali ke masyarakat,” ujar Mudo Mulyanto.

Mudo juga mengajak para WBP untuk memiliki keberanian dalam menghadapi proses perubahan. Menurutnya, perubahan tidak dapat terjadi secara instan, melainkan membutuhkan kemauan, konsistensi, dan keyakinan dari dalam diri.

Baca Juga  Bupati Maesyal Pastikan Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang Sehat dan Aman Jelang Idul Adha 1447 H

Tema “Mentalitas Rajawali” kemudian dikupas melalui penyampaian materi motivasi yang interaktif. Para peserta diajak melihat kembali perjalanan hidup, mengenali potensi diri, serta membangun keyakinan bahwa kesalahan di masa lalu tidak harus menjadi penghalang untuk meraih masa depan.

Pemateri mengajak WBP untuk tidak terjebak pada penyesalan, melainkan menjadikan pengalaman sebagai bahan pembelajaran untuk tumbuh dan berkembang.

“Menatap masa depan memang tidak selalu mudah. Mungkin ada saatnya kita merasa pernah melakukan kesalahan dan khawatir tidak diterima kembali oleh masyarakat. Tetapi jangan jadikan kekhawatiran itu sebagai alasan untuk berhenti melangkah. Tunjukkan bahwa kita sudah berubah, terus perbaiki diri, dan buktikan melalui sikap serta perbuatan bahwa kita mampu menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap pemateri.

Baca Juga  DKKT Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Teknis di GSG Tigaraksa, Persiapkan Agenda Strategis Pra-Raker

Sesi motivasi berlangsung penuh antusias. Para WBP mengikuti materi, berdiskusi, dan melakukan refleksi diri. Suasana tersebut menunjukkan bahwa pembinaan tidak hanya menjadi proses menjalani masa pidana, tetapi juga ruang untuk membangun kembali harapan dan kepercayaan diri.

Pelaksanaan seminar ini sejalan dengan semangat Sistem Pemasyarakatan yang menempatkan peningkatan kualitas kepribadian dan kemandirian WBP sebagai bagian penting dari proses pembinaan dan persiapan reintegrasi sosial.

Bagi Lapas Brebes, penguatan mental dan karakter menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembinaan. WBP tidak hanya diarahkan untuk mengikuti berbagai kegiatan selama berada di Lapas, tetapi juga dipersiapkan agar mampu kembali menjalani kehidupan secara positif, bertanggung jawab, dan produktif di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Kakanwil Ditjenpas Jateng Minta Petugas Lapas Brebes Perkuat Integritas dan Keamanan
Peringati HUT Ke-65 Korem 071/Wijayakusuma, Kodim 0713/Brebes Gelar Doa Bersama
34 Tahun 6 Bulan Mengabdi, Pegawai Lapas Brebes Untung Sumedi Masuki Masa Purna Tugas
Batu Pertama Rumah Baru Ibu Rasti, Bupati Brebes: Semoga Jadi Awal Kehidupan yang Lebih Nyaman
Antisipasi Gangguan Keamanan, Lapas Brebes Perkuat Koordinasi dengan TNI-Polri
Napiter di Lapas Brebes Ikrar Setia kepada NKRI, Lepas Baiat dan Teguhkan Pancasila
Bachtiar Oktaffiandi Jadi Kasi Binadik dan Giatja Lapas Brebes, Pembinaan Berlanjut
Lapas Brebes Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:23 WIB

Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah

Jumat, 4 September 2026 - 13:34 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jateng Minta Petugas Lapas Brebes Perkuat Integritas dan Keamanan

Rabu, 2 September 2026 - 07:06 WIB

Peringati HUT Ke-65 Korem 071/Wijayakusuma, Kodim 0713/Brebes Gelar Doa Bersama

Selasa, 1 September 2026 - 18:16 WIB

34 Tahun 6 Bulan Mengabdi, Pegawai Lapas Brebes Untung Sumedi Masuki Masa Purna Tugas

Selasa, 1 September 2026 - 17:45 WIB

Batu Pertama Rumah Baru Ibu Rasti, Bupati Brebes: Semoga Jadi Awal Kehidupan yang Lebih Nyaman

Berita Terbaru