Mengenal Jenis-jenis Awan dan Letaknya di Lapisan Atmosfer

Kamis, 11 September 2025 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Awan adalah massa tetesan air atau kristal es yang terbentuk dari kondensasi uap air di atmosfer. Berdasarkan bentuk dan ketinggiannya, awan diklasifikasikan menjadi beberapa jenis utama yang memiliki nama ilmiah dari bahasa Latin.

Secara umum, awan dikelompokkan ke dalam tiga kategori ketinggian di lapisan atmosfer troposfer, yaitu awan tinggi, awan menengah, dan awan rendah.

1. Awan Tinggi (High-level Clouds)

Terletak pada ketinggian 6.000 hingga 18.000 meter. Awan jenis ini terbentuk dari kristal es karena suhunya yang sangat dingin.

  • Sirus (Cirrus): Awan tipis dan berserat yang bentuknya seperti bulu ayam atau sapuan kuas. Seringkali menjadi pertanda cuaca cerah di masa depan.
  • Sirostratus (Cirrostratus): Awan tipis dan transparan yang menyerupai selubung putih di langit. Awan ini seringkali menyebabkan fenomena halo atau lingkaran cahaya di sekitar matahari atau bulan.
  • Sirokumulus (Cirrocumulus): Awan kecil-kecil berbentuk butiran atau gelombang yang tersusun rapi. Sering disebut “awan sisik ikan” karena polanya.
Baca Juga  BB TNBTS Evaluasi Keamanan Transportasi Usai Kecelakaan Di Jalur Bromo

2. Awan Menengah (Mid-level Clouds)

Terletak pada ketinggian 2.000 hingga 6.000 meter. Awan ini biasanya terdiri dari campuran tetesan air dan kristal es.

  • Altokumulus (Altocumulus): Awan yang berbentuk gumpalan kecil berwarna putih atau abu-abu. Terlihat seperti domba-domba yang berjejer di langit.
  • Altostratus (Altostratus): Awan berlapis berwarna abu-abu yang menutupi seluruh langit. Matahari dan bulan masih dapat terlihat, namun terlihat seperti berada di balik kaca buram.
Baca Juga  Manchester United Tersingkir dari Piala FA, Kalah 1-2

3. Awan Rendah (Low-level Clouds)

Terletak pada ketinggian di bawah 2.000 meter. Awan ini sebagian besar terdiri dari tetesan air.

  • Stratus (Stratus): Awan berlapis datar berwarna abu-abu yang menutupi langit. Awan ini seringkali menyebabkan gerimis atau kabut ringan.
  • Stratokumulus (Stratocumulus): Awan berlapis tebal yang menggumpal. Terlihat seperti gulungan besar atau gumpalan yang bersatu.
  • Nimbostratus (Nimbostratus): Awan yang gelap dan tebal. Awan ini identik dengan hujan yang terus-menerus dan intensitas sedang hingga lebat.
Baca Juga  Keren! Kopdes Merah Putih Kutruk Berhasil Cetak SHU, Dinas Koperasi Kabupaten Tangerang Beri Apresiasi Tinggi

Awan Vertikal

Selain kategori di atas, ada pula awan yang memiliki pertumbuhan vertikal, menembus beberapa lapisan atmosfer:

  • Kumulus (Cumulus): Awan yang berbentuk gumpalan kapas dengan dasar yang datar. Biasanya menandakan cuaca cerah, tetapi jika terus tumbuh, bisa berkembang menjadi kumulonimbus.
  • Kumulonimbus (Cumulonimbus): Awan raksasa yang menjulang tinggi seperti menara. Awan ini adalah penyebab utama dari hujan badai, petir, guntur, dan bahkan tornado. Puncaknya bisa mencapai lapisan stratosfer.

Berita Terkait

Pemprov DKI Dan BMKG Bangun Sistem Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat
Polresta Tangerang Tangkap Terduga Pelaku Pembunuh Pedagang Cilok di Cikupa
BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)
Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming
Kurang dari 24 Jam, Polresta Tangerang Ungkap Tawuran yang Tewaskan Satu Pelajar di Sindang Jaya
Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika
BPOM Hentikan Peredaran Online Kosmetik Impor Ilegal
Tangis Haru Warga Sridadi Pecah Saat Peluk Bupati Brebes Terima Bantuan Bencana

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:30 WIB

Pemprov DKI Dan BMKG Bangun Sistem Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:27 WIB

Polresta Tangerang Tangkap Terduga Pelaku Pembunuh Pedagang Cilok di Cikupa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:52 WIB

BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:36 WIB

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:15 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polresta Tangerang Ungkap Tawuran yang Tewaskan Satu Pelajar di Sindang Jaya

Berita Terbaru

Berita

BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:52 WIB